InfoEkonomi.ID – PT BNI Life Insurance atau BNI Life membukukan pertumbuhan premi mencapai 7,61% secara year-or-year (yoy) atau sebesar Rp3,65 triliun hingga Agustus 2023. Peningkatan ini tak luput dari kinerja produk asuransi yang dimilikinya.
Plt. Direktur Utama BNI Life Eben Eser Nainggolan menyampaikan bahwa total pendapatan premi BNI Life meningkat sebesar 7,61% year on year (YoY) menjadi Rp 3,65 triliun sampai dengan Agustus 2023.
“Target pendapatan premi sampai dengan akhir tahun 2023 sebesar Rp 5,88 triliun,” kata Plt. Direktur Utama BNI Life Eben Eser Nainggolan, Rabu (4/10).
Eben mengungkapkan bahwa peningkatan tersebut tak lepas dari peran produk asuransi yang dimiliki anak perusahaan Bank Negara Indonesia (BNI) ini. Di mana, produk asuransi individu BNI Life yang menopang pertumbuhan pendapatan premi yaitu Hy End Pro, Solusi Series dan Ultima Protection.
“Sedangkan untuk produk asuransi kumpulan dari produk Optima Group Saving (OGS), Optima Group Heatlh (OGH) dan Optima Group Life (OGL),” ungkapnya, dilansir dari Kontan.co.id
Sementara itu, lanjut Eben, hingga September 2023 BNI Life telah meluncurkan beberapa produk asuransi. Rencananya, hingga akhir tahun ini BNI Life bakal meluncurkan enam produk baru.
Untuk diketahui, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pendapatan premi industri asuransi jiwa masih mengalami penurunan sebesar 6,81% YoY menjadi Rp 104,48 triliun di Agustus 2023.

































