InfoEkonomi.ID – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat “idA+” untuk PT Bank Pembangunan dan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) yang menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II/2020 Tahap II Seri A senilai Rp358,0 miliar yang akan jatuh tempo pada 18 November 2023.
“Bank Sulselbar berencana melunasi obligasi yang akan jatuh tempo tersebut menggunakan dana internal,” tulis Pefindo dalam keterangan resminya.
Per akhir Juni 2023, Perusahaan mencatat posisi kas serta penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain sebesar Rp3,6 triliun. Didirikan pada tahun 1961, Bank Sulselbar adalah bank pembangunan daerah yang bergerak dalam bidang perbankan komersial dengan sebagian besar layanan difokuskan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Pada 30 Juni 2023, 33,0% saham Bank dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, 2,1% oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, serta sisanya dimiliki oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dilansir dari mediaasuransinews
































