InfoEkonomi.ID – Kegiatan ekonomi adalah sebuah aktivitas yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Di dunia ini hampir tidak ada manusia yang bisa melakukan segala hal seorang diri. Sebagai makhluk sosial, manusia memerlukan bantuan dari orang lain untuk menjalankan kegiatan ekonomi.
Ada beberapa macam kegiatan ekonomi yang dilakukan dan sering kita temui di masyarakat. Kegiatan ekonomi itu seperti produksi, distribusi, dan juga konsumsi. Untuk mengetahui lebih jelas, di bawah ini akan dibahas penjelasan dari masing-masing kegiatan ekonomi.
- Produksi
Produksi merupakan kegiatan untuk menghasilkan suatu barang atau jasa. Kegiatan pokok ekonomi produksi dilakukan oleh produsen dalam rangka menghasilkan barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Tujuan dari produksi adalah guna memenuhi kebutuhan para pembeli atau konsumen dan mencari keuntungan dalam menghasilkan barang dan jasa.
Beberapa contoh kegiatan produksi adalah pabrik tahu yang memproduksi tahu, pengrajin batik yang membuat batik, industri garmen yang menghasilkan pakaian, dan juga sebagainya.
- Distribusi
Setelah kegiatan produksi, kegiatan selanjutnya yaitu kegiatan distribusi. Distribusi merupakan kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari pihak produsen kepada pihak konsumen. Orang yang melakukan distribusi disebut distributor. Adapun tugas utama dari kegiatan distribusi yaitu membeli barang-barang dari pihak produsen untuk kemudian dijual kepada pihak konsumen.
Distributor sendiri terbagi menjadi tiga jenis, yakni pedagang besar (grosir), pedagang kecil (retail), dan juga perantara. Pedagang besar merupakan membeli dan menjual barang dalam jumlah yang besar, pedagang kecil membeli barang dari pedagang besar untuk dijual kepada pihak konsumen. Sedangkan untuk perantara merupakan hanya memperantarakan kegiatan ekonomi antara produsen dengan konsumen. Contoh dari kegiatan distribusi misalnya grosir sembako yang menjual produk dari produsen kepada masyarakat (konsumen).
- Konsumsi
Manusia setiap hari melakukan kegiatan konsumsi dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan. Kegiatan konsumsi adalah kegiatan ekonomi yang menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa secara berangsur-angsur atau langsung habis. Kegiatan konsumsi bisa terjadi ketika produsen menjual barang atau jasa langsung kepada konsumen. Bisa juga kegiatan konsumsi terjadi ketika konsumen membeli barang atau jasa dari distributor.
Kegiatan konsumsi sendiri sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti anak sekolah yang membeli alat tulis di toko buku, remaja yang membeli kuota internet di gerai pulsa, ataupun perusahaan otomotif yang membeli bahan baku produksi.
Tujuan Adanya Kegiatan Ekonomi
Tujuan adanya kegiatan ekonomi dapat dilihat berdasarkan sifatnya, ada yang bersifat pribadi dan bersifat sosial. Tujuan yang bersifat pribadi pelaku ekonomi bersifat untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri termasuk untuk keluarganya. Sementara tujuan secara sosial, bisa berupa mengurangi angka pengangguran, memberantas kemiskinan, kelaparan dan masih banyak lagi tentu saja.
Pengertian Pelaku Ekonomi
Kegiatan ekonomi tidak akan berjalan jika tidak dijalankan. Orang yang menjalankan kegiatan ekonomi disebut dengan pelaku ekonomi. Jadi setiap pelaku ekonomi entah disadari atau tidak, akan menjalankan peranannya masing-masing.
1. Rumah tangga keluarga
Lingkupnya terkecil, keberadaan rumah tangga keluarga dalam perekonomian cukup membantu para pedagang maupun produsen. Sektor keluarga tetap bisa menghasil produk dan barang secara tidak langsung. Dikatakan tidak langsung karena produk yang kita hasilkan dalam bentuk tenaga. Misal kita bekerja di sebuah pabrik yang memproduksi barang dan jasa. Maka kita sudah termasuk sebagai pembuat produk.
Termasuk pelaku usaha kecil yang menjual hasil kerajinan mereka atau menjual makanan buatan sendiri ke pasar. Maka rumah tangga keluarga tidak sekedar sebagai konsumen. Tetapi juga sebagai produsen.
2. Produsen
Produsen pun juga termasuk pelaku ekonomi. Konteks bentuk produsen yang dimaksud disini tidak melulu dimiliki dan dijalankan oleh perusahaan atau organisasi saja loh. Bahkan kegiatan seperti pertanian, kehutanan, peternakan, perikanan pun juga termasuk ke dalam produsen.
Pelaku produsen memiliki peran yang cukup penting dalam perekonomian. Mereka sebagai penyedia barang-jasa untuk konsumen. Berdasarkan kelompok usaha produsen dibagi ke dalam beberapa kelompok berikut ini
- Badan usaha milik negara (BUMN)
- Koperasi
- Badan usaha milik swasta (BUMS).
3. Perusahaan
Perusahaan tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi sebagai tempat untuk menghasilkan barang ataupun jasa untuk konsumen.
Jika dimaknai dalam arti luas, perusahaan tidak sekedar memproduksi barang atau jasa saja loh. Perusahaan juga bertanggung jawab di tiga aspek Produsen, Distributor, Konsumen.
4. Pemerintah
Pelaku ekonomi memiliki tanggung jawab besar terhadap kegiatan ekonomi adalah pemerintah. Pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Kebijakan yang salah dan gagah akan memberi dampak buruk bagi pelaku ekonomi. Sebaliknya, kebijakan yang tepat, akan memberikan keuntungan bagi semua aspek pelaku ekonomi.
Adapun peran pemerintah, yaitu mengendalikan perekonomian. Termasuk membuat peraturan keuangan internasional, membuat kebijakan fiskal dan masih banyak lagi.
5. Rumah tangga luar negeri
Golongan pelaku ekonomi selanjutnya adalah rumah tangga luar negeri yang mengatur segala a-z tentang perdagangan luar negeri.
Seperti yang kita tahu, bahwasanya suatu negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa peran negara lain. Ada beberapa kebutuhan atau barang yang tidak dimiliki di negara A. Begitupun di negara B tidak memiliki produk yang dihasilkan negara A.
Maka untuk memenuhi ketersediaan dan memenuhi permintaan tersebut, terjadilah proses impor ekspor. Tentu saja proses ini tidaklah mudah. Ada aturan, kebijakan yang harus ditaati. Nah, rumah tangga luar negeri inilah yang bertugas untuk mengatur hal seperti itu.
































