Letter of Credit: Pengertian, Peranan, Jenis & Contoh

INFOEKONOMI.ID — Apakah Anda bertanya-tanya bagaimana cara menggunakan letter of credit (LC)?

Di blog ini, kami telah membahas semua aspek letter of credit yang harus diketahui oleh setiap pemilik bisnis.

- Advertisement -

Tapi pertama-tama, fakta yang menyenangkan!

Letter of credit sebenarnya sudah ada sejak awal 1600-an, ketika Perusahaan Hindia Timur Belanda mengeluarkan surat kredit kepada pedagang di Eropa dan Asia. 

- Advertisement -

Sejak saat itu, letter of credit telah berkembang dari waktu ke waktu dan digunakan sebagai metode pembayaran yang andal dalam perdagangan internasional.

Apa itu Letter of Credit?

Letter of credit adalah dokumen yang dikeluarkan oleh bank atau lembaga keuangan yang menjamin pembayaran kepada individu atau perusahaan tertentu, asalkan kondisi tertentu terpenuhi. Dokumen tersebut biasanya digunakan dalam perdagangan internasional untuk memastikan bahwa pembeli dapat membayar penjual atas barang atau jasa yang telah mereka terima.

Letter of credit juga dikenal sebagai kredit dokumenter.

Bagaimana Cara Kerja Letter of Credit?

Letter of credit adalah mekanisme pembayaran yang digunakan dalam transaksi perdagangan internasional. Letter of credit adalah dokumen yang dikeluarkan oleh bank atas nama pembeli yang menjamin kepada penjual bahwa pembeli akan membayar barang atau jasa tepat waktu dan dalam jumlah yang disepakati.

- Advertisement -
  • Prosesnya dimulai saat pembeli mengajukan permohonan dari bank mereka.
  • Bank kemudian meninjau kelayakan kredit pembeli dan, jika disetujui, maka bank akan menerbitkan letter of credit.
  • Kemudian dikirim ke bank penjual, yang memverifikasi isi letter of credit dan kemampuan pembeli untuk membayar.
  • Penjual kemudian mengirimkan barang atau menyediakan layanan untuk pembeli.
  • Setelah bank pembeli menerima bukti bahwa barang atau jasa telah dikirim atau disediakan, bank pembeli membayar bank penjual jumlah yang ditentukan dalam surat tersebut.
  • Bank penjual kemudian meneruskan uang ke penjual, dikurangi biaya yang berlaku. Pembeli kemudian membayar bank mereka jumlah yang harus dibayar.

Peranan Letter of Credit

Letter of credit adalah dokumen yang dikeluarkan oleh bank yang menjamin pembayaran kepada penjual jika pembeli gagal membayar barang atau jasa.

  • Letter of credit (LC) memberikan keamanan kepada kedua belah pihak dalam suatu transaksi, karena memastikan bahwa pembayaran akan dilakukan selama persyaratan letter of credit terpenuhi.
  • Hal ini mengurangi risiko penipuan atau non-payment (non-pembayaran) dan mendorong pembeli dan penjual untuk melakukan bisnis tanpa takut terjadi non-payment (non-pembayaran).
  • Ini juga membangun kepercayaan antara pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi, karena mereka tahu bahwa bank akan memastikan pembayaran dilakukan jika terjadi perselisihan.
  • Penggunaannya juga dapat mengurangi waktu dan biaya yang terkait dengan transaksi internasional, karena dokumen tersebut menghilangkan kebutuhan perantara pihak ketiga.

Apa saja Jenis Letter of Credit?

Mari kita lihat lebih dekat jenis-jenis letter of credit.

1. Revocable Letter of Credit (Letter of Credit yang Dapat Dibatalkan)

Ini dapat diubah atau dibatalkan kapan saja oleh bank penerbit tanpa memberi tahu penerima.

2. Irrevocable Letter of Credit (Letter of Credit yang Tidak Dapat Dibatalkan)

Ini tidak dapat diubah atau dibatalkan tanpa persetujuan semua pihak yang terlibat.

3. Standby Letter of Credit (Surat Kredit Siaga)

Ini adalah jaminan dari bank kepada pembeli bahwa penjual akan memenuhi kewajibannya berdasarkan kontrak.

4. Confirmed Letter of Credit (Konfirmasi Letter of Credit)

Ini adalah jaminan dari dua bank, salah satunya biasanya bank penjual, bahwa penjual akan memenuhi kewajibannya berdasarkan kontrak.

5. Transferable Letter of Credit (Surat Kredit yang Dapat Dipindahtangankan

Letter of credit yang dapat dialihkan memungkinkan penerima untuk mentransfer semua atau sebagian kredit ke pihak ketiga.

Baca juga.

Terminologi Letter of Credit

Berikut adalah beberapa istilah penting yang terkait dengan letter of credit:

  • Issuing Bank: Bank yang menerbitkan letter of credit atas nama pembeli, dan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa syarat dan ketentuan letter of credit terpenuhi.
  • Pemohon: Pembeli yang mengajukan letter of credit dan setuju untuk membayar jumlah yang ditentukan dalam letter of credit.
  • Beneficiary: Penjual atau eksportir yang menerima pembayaran dari bank penerbit setelah memenuhi syarat dan ketentuan letter of credit.
  • Confirmed Letter of Credit: Letter of credit yang dijamin oleh bank kedua, yang dikenal sebagai bank konfirmasi, selain bank penerbit (issuing bank). Ini memberikan lapisan keamanan ekstra bagi penjual.
  • Irrevocable Letter of Credit: Letter of credit yang tidak dapat dibatalkan atau diubah tanpa persetujuan semua pihak yang terlibat.
  • Standby Letter of Credit: Letter of credit yang digunakan sebagai metode pembayaran cadangan, jika pembeli gagal memenuhi kewajibannya berdasarkan kontrak.
  • Uniform Customs and Practice for Documentary Credits (UCP): Seperangkat aturan internasional yang mengatur penggunaan letter of credit dalam perdagangan internasional.

Contoh Surat Kredit

Mari kita lihat contoh letter of credit:

Bank yang terhormat,

Surat ini berfungsi sebagai permintaan letter of credit untuk (Nama Perusahaan). Kami mengajukan letter of credit sebesar Rp (jumlah rupiah) untuk menutupi biaya (barang atau jasa).

Letter of credit akan digunakan oleh (nama perusahaan) untuk membeli (barang atau jasa) dari (nama pemasok). Pembelian akan dilakukan pada (tanggal), dan pembayaran diharapkan akan diterima pada (tanggal).

Kami telah melampirkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mendukung pembentukan letter of credit, termasuk (daftar dokumen). Silakan hubungi kami jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi tambahan. Kami menghargai perhatian cepat Anda terhadap masalah ini dan berharap dapat berbisnis dengan Anda.

Hormat kami, (nama perusahaan).

Cara mengajukan surat kredit

Mengajukan letter of credit melibatkan beberapa langkah, dan penting untuk mengikutinya dengan hati-hati untuk memastikan transaksi lancar dan sukses. Berikut panduan umum tentang cara mengajukan letter of credit:

  • Negosiasikan persyaratan dengan pembeli: Sebelum mengajukan letter of credit, Anda perlu menegosiasikan persyaratan penjualan dengan pembeli, termasuk harga, tanggal pengiriman, dan metode pembayaran.
  • Pilih bank: Pilih bank yang dapat menerbitkan letter of credit atas nama Anda. Sebaiknya pilih bank yang sudah berpengalaman dalam perdagangan internasional dan memiliki jaringan bank koresponden di negara pembeli.
  • Berikan dokumen yang diperlukan: Berikan semua dokumen yang diperlukan kepada bank, termasuk pesanan pembelian, faktur komersial, dan dokumen pengiriman. Bank akan meninjau dokumen-dokumen ini untuk memastikan mereka memenuhi persyaratan letter of credit.
  • Ajukan letter of credit: Isi formulir aplikasi letter of credit yang disediakan oleh bank, dan pastikan semua informasi akurat dan lengkap. Cantumkan rincian seperti jumlah letter of credit, penerima manfaat (penjual), dan pemohon (pembeli).
  • Bayar biaya: Bank akan membebankan biaya untuk menerbitkan letter of credit, yang dapat berupa persentase dari jumlah letter of credit. Pastikan untuk membayar biaya segera untuk menghindari penundaan.
  • Tunggu hingga letter of credit diterbitkan: Setelah bank menyetujui permohonan dan menerima pembayaran, mereka akan menerbitkan letter of credit. Letter of credit akan dikirim ke penerima (penjual), yang kemudian dapat menggunakannya untuk memastikan pembayaran.

Keuntungan & Kerugian Letter of Credit

Mari kita lihat lebih dekat pro dan kontra dari Letter Of Credit (LC).

Keuntungan Kerugian
Ini memberikan perlindungan kepada pembeli dan penjual. Pembeli dilindungi dari non-pengiriman barang, sedangkan penjual dilindungi dari non-pembayaran. Memperoleh ini bisa memakan waktu dan mahal, karena biaya tambahan mungkin diperlukan.
Ini dapat membantu mengurangi risiko melakukan bisnis dengan pembeli yang tidak dikenal karena semua persyaratan pembayaran dan pengiriman ditentukan dengan jelas dan disetujui di muka. Syarat dan ketentuannya harus sangat spesifik dan harus diikuti dengan tepat agar pembeli menerima pembayaran dari bank penerbit.
Ini adalah bentuk pembayaran yang diterima dalam perdagangan internasional, memungkinkan pembeli dan penjual dari berbagai negara untuk melakukan bisnis satu sama lain. Jika pembeli tidak membayar bank penerbit tepat waktu, bank penerbit mungkin terpaksa membayar penjual, meskipun pembeli belum menerima barang atau jasa.
Ini dapat membantu mempercepat transaksi dan membuatnya lebih efisien. Penjual dapat menghadapi risiko keuangan yang signifikan jika ketentuan letter of credit tidak diikuti dengan tepat.

Letter of credit adalah alat penting bagi bisnis untuk memastikan transaksi yang aman antar pihak. Ini adalah jaminan dari bank bahwa pembeli akan membayar penjual untuk barang dan jasa yang dibeli. Ini adalah cara yang aman bagi bisnis untuk berdagang karena menawarkan perlindungan bagi kedua pihak yang terlibat dalam transaksi.

Terlepas dari manfaatnya, ada juga beberapa kelemahan menggunakan letter of credit. Ini termasuk biaya penerbitan letter of credit, waktu yang dibutuhkan untuk memproses letter of credit, dan potensi penipuan. Secara keseluruhan, letter of credit adalah alat penting bagi bisnis untuk digunakan saat berdagang dan manfaatnya lebih besar daripada kerugiannya.

Perbankan, seperti yang kita lihat, telah berkembang secara signifikan.

Evolusi ruang fintech telah berdampak signifikan pada bisnis saat ini.

Baca lebih lanjut: Apa itu Fintech? Artinya, Evolusi, Hasil

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan antara Letter of Credit komersial dan Letter of Credit bergulir?

Surat kredit komersial adalah dokumen yang dikeluarkan oleh bank yang menjamin pembayaran kepada penjual jika pembeli gagal membayar. Ini adalah transaksi satu kali, dan setelah dana dibayarkan, letter of credit tidak berlaku lagi. Surat kredit bergulir mirip dengan surat kredit komersial, tetapi bersifat terbuka dan dapat digunakan berkali-kali. Ini biasanya digunakan oleh bisnis yang perlu sering melakukan pembayaran dan tidak ingin mengeluarkan surat kredit baru setiap saat.

Bagaimana letter of credit membantu pembeli?

Letter of credit membantu pembeli dengan memberi mereka jaminan bahwa penjual akan menerima pembayaran untuk barang atau jasa yang diberikan. Letter of credit menjamin bahwa pembayaran akan dilakukan oleh bank penerbit kepada penjual, meskipun pembeli gagal melakukan pembayaran. Hal ini memberikan jaminan kepada pembeli bahwa penjual akan menerima pembayaran, sehingga mengurangi risiko berbisnis dengan mereka.

Bagaimana letter of credit membantu penjual?

Letter of credit adalah dokumen keuangan yang menjamin pembayaran kepada penjual. Ini adalah bentuk keamanan pembayaran yang mengurangi risiko non-pembayaran oleh pembeli. Letter of credit menghilangkan risiko non-pembayaran dengan memastikan bahwa penjual akan menerima pembayaran penuh selama mereka memenuhi semua syarat dan ketentuan letter of credit (LC). Ini memberi jaminan kepada penjual bahwa mereka akan dibayar dan membantu mereka untuk lebih bersedia menjual barang mereka

Jenis agunan apa yang diperlukan untuk membuka letter of credit?

Biasanya, letter of credit memerlukan beberapa bentuk agunan, biasanya dalam bentuk setoran tunai atau instrumen keuangan lainnya. Jumlah jaminan yang diperlukan akan tergantung pada jumlah letter of credit dan risiko yang terkait dengan transaksi tersebut.

Baca juga

Kapan penjual atau penerima menerima pembayaran dari bank?

Penjual atau penerima biasanya menerima pembayaran dari bank dalam 1-2 hari kerja setelah dana diterima dari bank pembeli.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img