Tingkatkan Ekonomi Nasional, BNI Ajak Diaspora Dan Pekerja Migran Berdayakan UMKM

InfoEkonomi.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendapat mandat khusus dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk bisa menjadi bank internasional.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, BNI memiliki tugas untuk membawa pelaku usaha indonesia masuk ke level kompetisi yang lebih tinggi di kancah global.

Hal itu disampaikan Erick dalam kunjungannya ke BNI Representative Office Amsterdam (BNI Amsterdam) di Amsterdam, Belanda.

Tak sekadar pembiayaan, lanjut Erick, BNI juga bertugas melakukan pendampingan berkelanjutan guna memastikan potensi ekspansi internasional digarap secara optimal.

“Kantor representatif BNI Amsterdam merupakan wujud nyata dari BUMN bersama BNI untuk membuat pelaku usaha Indonesia tidak hanya jago kandang,” ujar Erick.

Dalam rangka memenuhi tugas tersebut, BNI telah merancang suatu program untuk membantu serta mendukung hilirisasi pengusaha lokal maupun internasional.

“Jadi BNI pada saat ini merancang suatu program yang mendukung bukan hanya pengusaha Indonesia yang ke luar negeri atau pengusaha luar masuk ke Indonesia,” ungkap Royke dalam wawancara khusus bersama MNC Media, ditulis Rabu (24/5/2023).

Menurut Royke, BNI melihat potensi besar dari diaspora dan pekerja migran yang akan membawa ekonomi Indonesia lebih maju lagi.

Royke melanjutkan, hal itu karena mereka, diaspora tahu seperti apa market di luar negeri, pekerja migran juga dianggap punya network. Di mana network itu dari yang sudah mereka bangun di luar dengan kemampuan.

“Nah ini kita coba buat program bikin produk-produk supaya mereka bisa melakukan transaksi, melakukan bisnis dari mereka di tempat diaspora berada,” sebut Royke.

Langkah tersebut jelas semata-mata dengan tujuan BNI ingin memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bisa dibeli diaspora dan pekerja migran itu, kemudian mereka bisa jual lagi disana.

“Dan kita bantu mereka dengan modalnya, transaksi perbankannya, demikian juga untuk pekerja migran, kita juga memberikan bantuan dengan program-program tertentu, sehingga ketika pulang ke Indonesia bukan bekerja lagi mungkin jadi wiraswasta di Indonesia,” janji Royke.

Program tersebut jelas sedang diarahkan oleh BNI kedepannya, bukan berarti bank ini tidak mendukung pengusaha, tetapi jika dilihat dari nilai strategis diaspora yang mencapai 8 juta di luar negeri jelas Indonesia punya peluang mengembangkan UMKM.

“Indonesia punya nilai yang sudah dikurasi bagus, dan bisa kita dorong dan mereka bisa bantu menjual di negara mereka,” pungkas Royke.

Sumber : Okezone

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img