Tak Kalah Lezat dari Kuliner Asia, Ini 5 Hidangan Afrika Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List Anda!

Di balik kekayaan alam dan sejarahnya yang membentang luas, Benua Afrika menyimpan seni kuliner yang tak kalah memikat. Penggunaan rempah-rempah yang melimpah, teknik memasak lambat (slow cooking), hingga kombinasi bahan alami segar menjadikan makanan khas Afrika kian diminati oleh para pecinta kuliner global.

Menjelajahi kuliner Afrika bukan sekadar memanjakan lidah, melainkan juga menyusuri jejak tradisi dan kehangatan budaya setempat. Bagi Anda yang ingin merasakan petualangan cita rasa baru, berikut adalah rekomendasi sajian khas Afrika yang patut masuk dalam daftar prioritas kuliner Anda.

1. Jollof Rice (Afrika Barat)

Tidak ada perbincangan tentang kuliner Afrika yang lengkap tanpa menyebut Jollof Rice. Hidangan nasi satu periuk ini menjadi ikon kuliner Afrika Barat, khususnya di Nigeria dan Ghana. Nasi dimasak bersama pasta tomat, bawang, cabai, dan rempah-rempah khas hingga meresap sempurna. Disajikan bersama ayam goreng atau daging sapi empuk, Jollof Rice menawarkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan sedikit sentuhan asap (smoky) yang menggoda.

2. Tagine (Afrika Utara / Maroko)

Beralih ke kawasan Afrika Utara, Tagine dari Maroko menjadi sajian yang wajib dirasakan. Dinamai sesuai dengan tempat memasaknya—tanah liat berbentuk kerucut—hidangan ini merupakan rebusan daging (domba atau ayam) yang dimasak perlahan bersama buah-buahan kering seperti kismis atau aprikot, serta rempah-rempah hangat seperti kayu manis dan kunyit. Hasilnya adalah tekstur daging yang sangat lembut dengan perpaduan rasa manis dan gurih yang seimbang.

3. Injera dengan Doro Wat (Ethiopia)

Bagi pencinta pengalaman bersantap yang unik, Injera dari Ethiopia menyajikan sensasi tersendiri. Injera adalah roti pipih bertekstur empuk dan sedikit asam yang terbuat dari tepung biji teff. Roti ini berfungsi sebagai alas sekaligus pengganti piring dan sendok. Di atas Injera, disajikan Doro Wat, semur ayam kaya rempah beraroma tajam yang dimasak dengan berbere (campuran rempah pedas khas Ethiopia) dan telur rebus.

4. Bobotie (Afrika Selatan)

Dianggap sebagai salah satu hidangan nasional Afrika Selatan, Bobotie mencerminkan perpaduan budaya Afrika dan pengaruh Melayu-Belanda. Hidangan ini terbuat dari daging cincang berempah yang dipanggang dengan lapisan telur gurih di atasnya, sering kali ditambahi kismis atau almond. Bobotie menghadirkan cita rasa yang kaya, manis, dan sedikit pedas hangat.

5. Bunny Chow (Afrika Selatan)

Meski namanya mengandung kata bunny, hidangan ini sama sekali tidak menggunakan daging kelinci. Bunny Chow adalah street food populer yang lahir di kota Durban. Terdiri dari roti tawar tebal yang dikeruk bagian tengahnya lalu diisi dengan kari daging atau sayuran yang melimpah dan pedas. Makanan praktis ini menjadi simbol akulturasi budaya yang kaya di kawasan pesisir Afrika Selatan.

Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img