Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong PT PAL Indonesia (Persero) menjadi lokomotif ekosistem industri perkapalan nasional. Peran tersebut diharapkan dapat memperbesar kapasitas produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap kapal bekas impor.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, mengatakan PT PAL memiliki posisi strategis dalam memperkuat kemampuan industri kapal nasional. Menurutnya, penguatan industri perkapalan tidak cukup hanya dari sisi produksi, tetapi juga membutuhkan industri komponen, pemasok, SDM, dan dukungan pemerintah.
“Penguatan industri perkapalan perlu dilakukan secara ekosistem melalui sinergi BUMN, industri swasta, pemerintah, dan seluruh industri pendukung. PT PAL diharapkan dapat menjadi penggerak yang memperkuat kapasitas industri nasional agar semakin banyak kebutuhan kapal dapat dipenuhi dari dalam negeri,” kata Setia saat berkunjung ke PT PAL, Selasa (29/09).
Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero), Kaharuddin Djenod, menegaskan penguatan ekosistem industri kapal dan maritim nasional harus dibarengi dengan peningkatan daya saing industri, baik dari sisi kualitas, biaya, maupun lead time.
Karena itu, kata dia, PT PAL terus meningkatkan penguasaan teknologi dan kapasitas produksi sekaligus mendorong kolaborasi dan transfer kemampuan. “Agar penguatan industri dapat memberikan dampak bagi industri pendukung dan SDM nasional,” jelas Kaharuddin.
Pada kesempatan itu, Kemenperin dan PT PAL sama-sama berkomitmen untuk mendorong penyelesaian berbagai kebutuhan industri, termasuk bahan baku, regulasi, dan aspek teknis, serta melanjutkan pengembangan SDM dan sertifikasi untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja.
Sinergi tersebut diharapkan memperkuat keterhubungan antara galangan utama, industri pendukung, rantai pasok, teknologi, dan SDM, sehingga pengembangan industri perkapalan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang lebih besar dan memperkuat daya saing ekosistem industri maritim nasional.
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News































