Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia karena mampu menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja. UMKM menjadi pilar utama dalam menggerakkan roda ekonomi nasional melalui berbagai kontribusi strategis. Namun, kontribusi UMKM terhadap ekspor terbilang cukup rendah.
Menurut data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional Indonesia hanya sekitar 15,7 persen dari total ekspor. Hal ini mendorong pemerintah untuk terus berupaya menggenjot jumlah pelaku usaha yang go international melalui berbagai inisiatif, seperti program dukungan ekspor yang dilaksanakan oleh Bea Cukai.
Sebagai perwujudan dukungan ekspor, Bea Cukai melaksanakan asistensi pada pelaku UMKM di berbagai wilayah. Kegiatan ini difokuskan pada upaya peningkatan kapasitas dan daya saing produk UMKM binaan agar mampu menembus pasar ekspor secara berkelanjutan.
Bea Cukai Jagoi Babang menyelenggarakan asistensi UMKM berorientasi ekspor kepada pelaku UMKM di wilayah kerjanya pada Rabu (29/04). Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat melalui webinar UMKM Naik Kelas dengan tema “Strategi Cerdas UMKM Tembus Pasar Ekspor” pada Selasa (19/05).
Di Malang, Bea Cukai Malang menggelar kegiatan Ngopi (Ngobrol Pintar, Ngobrol Inspirasi) Ekspor dengan mengangkat tema pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk membuka peluang pasar ekspor pada Rabu (29/04).
Sementara itu, pada Kamis (21/05), Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi ekspor yang dirangkaikan dengan bazar UMKM sebagai wadah edukasi, kolaborasi, dan promosi produk unggulan.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, mengungkapkan bahwa langkah ini diarahkan untuk memastikan UMKM memiliki kesiapan menyeluruh dalam memasuki rantai perdagangan internasional.
Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM mendapatkan pemahaman mengenai peluang dan prosedur ekspor, strategi pengembangan usaha, hingga dukungan pembiayaan dan pendampingan agar semakin siap bersaing di pasar internasional.
“Kami berharap para pelaku UMKM mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara cerdas dan strategis, sehingga tidak hanya meningkatkan daya saing produk, tetapi juga memperluas akses pasar ekspor secara berkelanjutan,” pungkas Budi.
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































