Layanan kereta api bandara yang dioperasikan oleh PT Railink mencatat kinerja positif selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek. Total penumpang yang dilayani mencapai 115.272 orang di seluruh wilayah operasional.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa momentum libur panjang Imlek menjadi periode penting dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Menurutnya, KAI Bandara berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan.
“Kami bersyukur selama periode libur panjang Imlek, KAI Bandara dapat melayani lebih dari 115 ribu penumpang dengan aman, nyaman, dan tepat waktu. Selain memastikan keandalan operasional, kami juga menghadirkan suasana perayaan dengan menghias stasiun-stasiun KA Bandara menggunakan ornamen Imlek serta frontliner yang mengenakan busana bernuansa Imlek sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan dan untuk menghadirkan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Di wilayah Yogyakarta, total penumpang tercatat sebanyak 47.182 orang. Jumlah tersebut terdiri dari layanan KA Bandara YIA PSO sebanyak 30.709 penumpang dan KA Bandara YIA Xpress sebanyak 16.473 penumpang.
Tingginya angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi publik menuju dan dari bandara, khususnya selama periode liburan panjang.
Sementara itu, di wilayah Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa melayani total 68.090 penumpang. Relasi Medan–Binjai–Kuala Bingai (MDN–BIJ–KBG): 42.058 penumpang, Relasi Medan–Kualanamu (MDN–KNO): 26.032 penumpang.
Capaian tersebut memperlihatkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi terintegrasi yang menghubungkan pusat kota dengan bandara maupun kawasan penyangga.
Selain memastikan keandalan operasional, PT Railink juga menghadirkan suasana perayaan Imlek di stasiun-stasiun KA Bandara. Ornamen khas Imlek dipasang untuk memperkuat atmosfer perayaan, sementara para petugas frontliner mengenakan busana bernuansa Imlek sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga menyenangkan.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integrasi antar moda transportasi, serta menghadirkan inovasi layanan guna mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan sektor pariwisata maupun perekonomian daerah,” tutupnya.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Googe News
































