BCA Digital mencatat peningkatan signifikan jumlah investor ritel di kalangan anak muda, seiring meningkatnya literasi keuangan dan kemudahan layanan finansial berbasis teknologi. Head of Digital Business BCA Digital, Edwin Tirta, mengatakan transformasi perilaku ini terlihat dari lonjakan jumlah investor yang kini menjadikan investasi sebagai bagian dari gaya hidup finansial sehari-hari.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor saham mencapai 8,46 juta SID hingga akhir 2025, tumbuh 32,6 persen dibanding akhir 2024. Secara keseluruhan, jumlah investor pasar modal Indonesia kini telah menembus 20 juta SID.
Edwin menjelaskan bahwa pertumbuhan ini bukan hanya dipicu meningkatnya literasi finansial, tetapi juga perubahan demografi. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan bahwa mayoritas investor baru berasal dari kelompok usia 25–35 tahun, yang dikenal menyukai layanan cepat, aman, dan serba digital.
Namun, di tengah pertumbuhan tersebut, masih terdapat sejumlah hambatan bagi para investor pemula. “Data menunjukkan bahwa hambatan terbesar bagi investor pemula adalah kompleksitas administrasi dan proses top-up dana yang terpisah-pisah. Kami hadir untuk simplifikasi kerumitan tersebut,” ujar Edwin.
Menjawab kebutuhan itu, blu by BCA Digital menghadirkan bluRDN, fitur yang memungkinkan nasabah membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) dan mengelola dana investasi langsung melalui aplikasi blu. Setelah saldo tersedia di bluRDN, nasabah dapat bertransaksi saham melalui aplikasi BCA Sekuritas Mobile yang telah terintegrasi.
Edwin menambahkan, bluRDN dirancang untuk membuat pengalaman investasi terasa ringan dan approachable. “Supaya nasabah fokus pada visi dan strategi berinvestasi, bukan ribetnya prosedur. Karena itu, user experience bluRDN dibuat sesimpel mungkin, agar setiap langkah terasa nyaman dan effortless,” kata Edwin.
Lebih jauh, ia mengatakan bluRDN dikembangkan secara menyeluruh untuk memberikan investasi yang efisien dengan mengandalkan layanan yang sepenuhnya digital, top-up tanpa biaya, integrasi kuat dengan BCA Sekuritas, serta transparansi dan pemantauan kinerja portofolio saham dan riwayat transaksi secara real-time.
“Dengan proses yang tersambung, investor bisa memulai investasi dengan rasa aman dan kepercayaan diri yang lebih tinggi,” kata Head of Product Services Development BCA Sekuritas Devi Susanti.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































