Sabtu, Januari 24, 2026
spot_img

Cadangan Devisa Indonesia Agustus 2025 Tercatat 150,7 Miliar Dolar AS

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2025 tetap berada pada level tinggi, yakni sebesar 150,7 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Meski demikian, angka tersebut sedikit menurun dibandingkan posisi Juli 2025 yang mencapai 152,0 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa penurunan tipis ini dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah serta langkah stabilisasi nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut diambil sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global.

- Advertisement -

Dengan capaian tersebut, cadangan devisa Indonesia setara pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor plus pembayaran utang luar negeri pemerintah. Jumlah itu jauh di atas standar kecukupan internasional yang hanya sekitar tiga bulan impor.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” kata Ramdan.

- Advertisement -

BI menegaskan bahwa posisi cadangan devisa saat ini memadai untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian. Faktor pendukung di antaranya adalah prospek ekspor yang tetap solid, surplus pada neraca transaksi modal dan finansial, serta persepsi positif investor terhadap perekonomian domestik dengan imbal hasil investasi yang menarik.

Ke depan, BI memastikan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah guna menjaga ketahanan eksternal dan stabilitas ekonomi nasional. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah dinamika global.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Ramdan pula.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img