Waspada Kejahatan Digital! Bank Nagari Ingatkan Nasabah untuk Lindungi Data Perbankan

Bank Nagari kembali mengingatkan nasabah agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital yang semakin marak terjadi di sektor perbankan.

Beberapa modus penipuan yang sering digunakan pelaku antara lain social engineering (soceng), phishing, dan skimming, yang bertujuan mencuri data pribadi nasabah untuk mengakses rekening mereka secara ilegal.

- Advertisement -

Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, didampingi Pemimpin Divisi Sekper Bank Nagari, Tasman, serta Humas Bank Nagari, Affino Stephie, mengungkapkan bahwa pelaku kejahatan siber kini semakin canggih dalam melancarkan aksinya. Bahkan, mereka kerap mengatasnamakan Bank Nagari untuk menipu nasabah. Oleh karena itu, kesadaran dan pemahaman mengenai keamanan digital sangat penting agar nasabah tidak menjadi korban.

Baca Juga: Bank Nagari dan AMITRA Kolaborasi Permudah Pembiayaan Haji dan Umrah

Roni juga menegaskan bahwa Bank Nagari tidak pernah meminta data pribadi nasabah maupun memberikan barcode untuk pengisian tautan pemenang Undian Sikoci Berhadiah. Ia menjelaskan bahwa pemenang undian akan langsung dihubungi oleh kantor cabang dan diumumkan melalui media resmi Bank Nagari.

- Advertisement -

Ciri-Ciri Penipuan Digital dan Cara Menghindarinya

Nasabah diminta untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Nagari, baik melalui telepon, WhatsApp, barcode, QRIS, maupun metode lainnya. Jika menerima informasi mencurigakan, nasabah disarankan untuk segera mengonfirmasi kebenarannya kepada personel Bank Nagari atau menghubungi layanan Nagari Call di 150234.

Apabila menjadi korban atau mengalami percobaan kejahatan digital, Bank Nagari merekomendasikan beberapa langkah cepat yang harus segera dilakukan, yaitu:

  • Mendatangi kantor Bank Nagari terdekat untuk melakukan pemblokiran rekening agar tidak disalahgunakan lebih lanjut.
  • Mengganti password aplikasi perbankan dan melakukan reset perangkat.
  • Memasang antivirus pada laptop atau smartphone yang digunakan untuk transaksi.
  • Menonaktifkan layanan e-channel yang masih aktif pada perangkat yang dicurigai telah disusupi.
  • Semakin cepat nasabah melaporkan insiden yang dialami, semakin besar peluang untuk mencegah kerugian lebih lanjut.

Tips Aman Bertransaksi Digital dari Bank Nagari

- Advertisement -

Selain mengetahui cara menangani insiden kejahatan digital, nasabah juga perlu memahami langkah-langkah pencegahan agar tidak menjadi korban. Berikut beberapa imbauan dari Bank Nagari untuk melindungi keamanan data perbankan:

  • Unduh aplikasi resmi Bank Nagari hanya melalui Play Store atau App Store.
  • Lakukan transaksi hanya melalui website resmi Bank Nagari.
  • Jangan mengklik tautan mencurigakan atau mengunduh file APK dari pesan WhatsApp, email, atau aplikasi pesan lainnya.
  • Pastikan alamat website transaksi keuangan adalah situs resmi Bank Nagari.
  • Hindari menyimpan user ID dan password perbankan di web browser atau perangkat yang mudah diakses oleh orang lain.
  • Jangan membagikan data pribadi seperti PIN, OTP, username, dan password kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku dari Bank Nagari.
  • Bersihkan cache dan data secara berkala pada perangkat yang digunakan untuk transaksi keuangan.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah keamanan digital, nasabah dapat terhindar dari berbagai modus kejahatan perbankan online yang semakin marak.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img