Ekspor Listrik EBT ke Singapura Diprediksi Tingkatkan Pendapatan Negara

InfoEkonomi.ID – Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) optimistis bahwa upaya pemerintah untuk mendorong ekspor listrik berbasis energi baru dan terbarukan (EBT) akan membawa dampak positif bagi industri dan pendapatan negara. Ketua Umum APLSI, Arthur Simatupang, menegaskan bahwa perdagangan listrik rendah emisi yang diproduksi di Indonesia dan dijual ke luar negeri akan meningkatkan devisa negara.

Arthur menyatakan, “Ekspor listrik merupakan sesuatu yang positif karena bisa meningkatkan devisa negara,” ujarnya dikutip bisnis.com, Rabu (9/10). Ia juga menyoroti pentingnya investasi dalam industri tenaga surya dan baterai penyimpanan listrik di Indonesia, yang dapat memperkuat sektor manufaktur komponen berbasis renewable di dalam negeri.

Meskipun demikian, terdapat perbedaan pandangan di kalangan pemerintah terkait ekspor listrik hijau. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa rencana ekspor tersebut masih perlu dikaji untuk menjaga kepentingan nasional. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, berpendapat bahwa ekspor listrik EBT akan memberikan manfaat besar bagi Indonesia.

Dalam agenda Indonesia Sustainable Forum (ISF) 2024, Luhut mengungkapkan bahwa nilai proyek ekspor listrik hijau dan pengembangan industri panel surya dengan Singapura mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp308 triliun. Ia menyebutkan, “Kerja sama ini sangat strategis untuk kemitraan kedua negara dalam komitmen keberlanjutan.”

Proyek ini diharapkan tidak hanya mengamankan pasokan listrik bersih untuk Singapura melalui sistem penyimpanan energi baterai dan panel surya, tetapi juga memungkinkan Indonesia untuk mengamankan pangsa pasar dan lanskap ekspor energi. Luhut menambahkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya silika sebagai bahan baku panel surya, yang dapat memperkuat posisi negara di industri energi terbarukan.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img