Tol Cimanggis-Cibitung Pangkas Waktu Tempuh Bogor-Cibitung hingga 45 Menit

InfoEkonomi.ID – PT Cimanggis-Cibitung Tollways (CCT) melaporkan bahwa volume transaksi di Tol Cimanggis-Cibitung mencapai 150.000 kendaraan per hari dalam dua bulan beroperasi. Namun, menurut Direktur Keuangan PT CCT, Yefri Rahardja, lalu lintas harian rata-rata tertimbang (LHR) berada di angka 35.000 kendaraan per hari. “Sekitar 35.000 kalau LHR tertimbang, tapi volume transaksi total 150.000 mobil per hari,” kata Yefri, dikutip dari bisnis.com, Kamis (26/9).

Meskipun demikian, Yefri belum bisa merinci pendapatan harian tol karena masih dalam tahap rekonsiliasi oleh tim keuangan. “Realisasi target revenue masih terjaga, namun untuk rinciannya harus direkonsiliasi, mungkin akan lebih jelas di Desember,” jelasnya.

Baca: Bakrie & Brothers Siap Ekspansi Bisnis Tol

Tol Cimanggis-Cibitung yang diresmikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada 9 Juli 2024 ini memiliki nilai investasi mencapai Rp10,6 triliun. Jalan tol sepanjang 26,18 km ini merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 dan termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). PT Cimanggis Cibitung Tollways, yang mengelola tol ini, mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar 55%, diikuti oleh PT Waskita Toll Road (35%), serta PT Bakrie & Brothers dan PT Bakrie Toll Road masing-masing sebesar 5%.

Tol Cimanggis-Cibitung diharapkan mampu memangkas waktu tempuh pengendara dari Kabupaten Bogor menuju Cibitung dari 1 hingga 2 jam menjadi hanya 45 menit. Selain itu, tol ini juga akan terkoneksi langsung dengan ruas Tol Jakarta-Cikampek, yang berpotensi mengurai kemacetan di Tol Dalam Kota dan JORR 1, karena kendaraan dari Bogor dapat langsung menuju tol ini tanpa harus masuk ke Tol Dalam Kota.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img