Rekor! Ekonomi RI Tumbuh 5,11%, Tertinggi Sejak 2019

InfoEkonomi.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,11% pada kuartal I 2024. Salah satu faktor utama dalam pencapaian ini adalah stabilnya pertumbuhan ekonomi global.

Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa kondisi bisnis dan ekonomi global, terutama yang tercermin dalam kuartal I 2024, memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

- Advertisement -

IMF pada April 2024 memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan stabil, sementara pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang diperkirakan akan lebih tinggi daripada rata-rata global, meskipun melambat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% pada triwulan I 2024,” kata Amalia di kantornya yang dilansir dari detik.com, Senin (6/5/2024).

- Advertisement -

Data pertumbuhan kuartal I ini juga menunjukkan perolehan yang tertinggi selama masa pemerintahan periode kedua Presiden Joko Widodo.

“Ini merupakan pertumbuhan ekonomi kuartal I tertinggi sepanjang periode 2019 sampai 2024,” tambahnya.

Amalia mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi kuartal I-2024 ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuhnya 4,91%. Lalu, investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 3,79%.

Adapun ekspor hanya mampu tumbuh 0,50%, konsumsi pemerintah sebesar 19,9%, dan konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumahtangga (LNPRT) menjadi yang terbesar, yaitu tumbuh 24,29%. Impor pun hanya tumbuh 1,77%.

- Advertisement -

“Pada kuartal I-2024 secara year on year seluruh komponen tumbuh positif,” tegas Amalia

Amalia mengatakan, pertumbuhan ekonomi beberapa Mitra dagang Utama Indonesia pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada triwulan 1 2024 mencapai 5,3% di lebih tinggi dibandingkan 2023 dan lebih tinggi 2000 triwulan 1 2023 Amerika Serikat juga tumbuh menguat sebesar 3,0% dan ini lebih tinggi dibandingkan triwulan 1 2023 sementara itu ekonomi India juga menguat triwulan 1 2024 mencapai pertumbuhan 7,3% secara year on Year begitu pula dengan Singapura pertumbuhan triwulan 1 2024 yang tumbuh lebih tinggi dari triwulan pertama di tahun sebelumnya.

“Secara global pertumbuhan perdagangan barang dan jasa sempat mengalami kontraksi pada 2023 tetapi akan meningkat pada triwulan 1 2024 di sisi lain tren penurunan harga komoditas yang menjadi unggulan ekspor Indonesia terus berlanjut di triwulan 1 2024 seperti pada komoditas CPO dan batubara,” tutup Amalia.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img