Bank Mandiri Taspen Perkuat Transformasi Digital dan Silver Economy, Siap Jaga Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan pada semester II 2026 di tengah tantangan industri perbankan yang dipengaruhi tingginya suku bunga, persaingan penghimpunan dana yang semakin ketat, serta perubahan perilaku nasabah yang semakin mengandalkan layanan digital.

Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, mengatakan keberhasilan industri perbankan saat ini tidak lagi semata diukur dari besarnya pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas aset, profitabilitas, efisiensi operasional, serta kecepatan beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan nasabah.

“Semester kedua tahun ini bukan lagi soal siapa yang tumbuh paling cepat, tetapi siapa yang paling tangguh dalam menghadapi dinamika pasar. Karena itu kami terus memperkuat fundamental bisnis melalui kualitas aset yang sehat, penguatan dana murah (CASA), serta peningkatan kontribusi fee based income berbasis transaksi digital,” ujar Panji.

Sebagai bank yang memiliki fokus pada segmen pensiunan, Bank Mandiri Taspen melihat perkembangan Silver Economy sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang. Meningkatnya jumlah masyarakat lanjut usia yang tetap aktif, sehat, dan produktif dinilai membuka ruang bagi pengembangan berbagai layanan keuangan yang lebih inklusif.

Menangkap peluang tersebut, Bank Mandiri Taspen tidak hanya memperkuat bisnis pembiayaan pensiunan, tetapi juga memperluas pembiayaan kepada komunitas wirausaha senior, ekosistem payroll, serta pelaku UMKM produktif yang dikelola para purnabakti.

Di sisi manajemen risiko, perseroan terus memperkuat kualitas pertumbuhan kredit melalui digitalisasi proses underwriting berbasis data analytics, pemantauan portofolio secara real time, serta penerapan early warning system guna menjaga kualitas aset tetap sehat di tengah dinamika ekonomi.

Transformasi digital juga menjadi salah satu fokus utama perusahaan. Bank Mandiri Taspen terus mengembangkan aplikasi Movin sebagai pusat layanan keuangan digital yang mengedepankan kemudahan, keamanan, dan pengalaman nasabah melalui konsep phygital banking, yaitu integrasi layanan digital dengan jaringan kantor fisik.

Selain meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, digitalisasi juga diterapkan pada proses internal perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas bisnis.

Ke depan, aplikasi Movin akan dikembangkan menjadi one-stop financial application yang menyediakan berbagai layanan keuangan dalam satu platform, mulai dari transaksi digital, pembayaran, layanan investasi, hingga wealth management.

Salah satu inovasi yang tengah dipersiapkan adalah peluncuran fitur investasi emas sebagai bagian dari strategi memperluas ekosistem layanan digital Bank Mandiri Taspen.

“Fitur investasi emas merupakan bagian dari roadmap kami menjadikan Movin sebagai one-stop financial application. Kami ingin menghadirkan layanan keuangan yang semakin lengkap, aman, dan mudah diakses seluruh nasabah,” jelas Panji.

Dalam jangka panjang, Bank Mandiri Taspen menargetkan naik ke kategori KBMI III pada 2028. Target tersebut menjadi bagian dari transformasi menyeluruh perusahaan melalui penguatan permodalan, peningkatan skala bisnis, percepatan transformasi digital, serta pengembangan Senior Citizen Financial Ecosystem sebagai keunggulan kompetitif perusahaan.

Menurut Panji, pencapaian status KBMI III bukan hanya peningkatan klasifikasi bank, tetapi menjadi fondasi untuk memperluas kontribusi perusahaan dalam mendukung pembiayaan sektor produktif, mempercepat inovasi layanan digital, meningkatkan inklusi keuangan, serta memperkuat pengembangan ekosistem Silver Economy di Indonesia.

“Kami percaya masa depan industri keuangan dibangun melalui kekuatan ekosistem dan kolaborasi. Dengan positioning yang kuat pada segmen senior, Bank Mandiri Taspen berkomitmen menjadi The Undisputed Leader dalam ekosistem keuangan senior di Indonesia sekaligus menghadirkan dampak yang semakin besar bagi masyarakat,” tutup Panji.

Melalui penguatan fundamental bisnis, akselerasi transformasi digital, serta pengembangan ekosistem layanan bagi masyarakat senior, Bank Mandiri Taspen optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi keuangan yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan nasabah di era digital.

Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img