Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia membuka perdagangan awal pekan dengan penguatan di tengah sikap wait and see pelaku pasar terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar pada 20–21 Januari 2026.
IHSG dibuka naik 23,29 poin atau 0,26 persen ke level 9.098,70. Sementara itu, indeks LQ45 juga ikut menguat sebesar 1,84 poin atau 0,21 persen ke posisi 891,27.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menilai IHSG berpotensi menguji rentang 9.100–9.200 sepanjang pekan ini.“Diperkirakan IHSG berpeluang menguji level 9.100-9.200 pada pekan ini,” ujarnya dalam laporan riset di Jakarta, Senin (19/1).
Dari dalam negeri, pelaku pasar tengah menantikan RDG BI pada Selasa (20/1) dan Rabu (21/1), yang diperkirakan mempertahankan BI-Rate tetap di level 4,75 persen seiring kurs Rupiah yang masih melemah.
Selain kebijakan suku bunga, investor juga menantikan rilis data pertumbuhan kredit Desember 2025 yang diproyeksikan melambat menjadi 7,6 persen year on year (yoy) dari sebelumnya 7,74 persen yoy.
Dari mancanegara, sejumlah sentimen turut membayangi pasar, mulai dari lanjutan musim laporan keuangan hingga data ekonomi Amerika Serikat. Pelaku pasar akan mencermati rilis Personal Consumption Expenditures (PCE) Prices dan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal IV-2025.
Dari Eropa, perhatian akan tertuju pada rilis Purchasing Managers’ Index (PMI) di kawasan Euro Area dan Inggris. Sementara dari Asia, investor menunggu data PMI Jepang, kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ), serta rilis PDB kuartal IV-2025 China.
Situasi geopolitik global turut menjadi sorotan setelah Presiden AS Donald Trump berencana memberlakukan tarif impor kepada delapan anggota NATO. Kebijakan ini akan diberlakukan bertahap, yakni tarif 10 persen mulai 1 Februari 2026 dan meningkat menjadi 25 persen mulai 1 Juni 2026, hingga tercapai kesepakatan terkait pembelian Greenland.
Pada perdagangan Jumat (16/1), bursa Eropa ditutup bervariasi. Indeks Euro Stoxx 50 turun 0,19 persen, FTSE 100 Inggris naik tipis 0,04 persen, DAX Jerman terkoreksi 0,22 persen, dan CAC Prancis melemah 0,65 persen. Wall Street juga bergerak di zona merah, dengan Dow Jones melemah 0,17 persen, S&P 500 turun 0,06 persen, dan Nasdaq terkoreksi 0,07 persen.
Di kawasan Asia, pasar saham dibuka beragam pada pagi ini. Indeks Nikkei melemah 1,14 persen ke 53.321,02, Shanghai Composite menguat 0,50 persen ke 4.122,62, Kuala Lumpur Composite turun 0,30 persen ke 1.707,57, dan Straits Times Index melemah 0,44 persen ke 4.827,80.
Secara keseluruhan, pasar global masih bergerak hati-hati menjelang berbagai rilis data ekonomi utama yang berpotensi mempengaruhi arah pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News




























