BTN Perluas Program Bank Sampah ke 15 Kota, Setor Sampah Kini Bisa Jadi Tabungan dan Bayar Angsuran

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) melalui pengembangan program pengelolaan sampah berbasis ekonomi masyarakat. Melalui Program “Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu”, BTN mendorong masyarakat mengubah sampah rumah tangga menjadi nilai ekonomi yang dapat ditabung hingga digunakan untuk membantu pembayaran angsuran.

Program tersebut diperkuat melalui kolaborasi BTN dengan Bank Sampah Muria Berseri dan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, mengatakan bahwa sebagai bank yang telah membiayai jutaan rumah di Indonesia, BTN memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat dimulai dari lingkungan rumah tangga.

“BTN percaya pengurangan emisi bisa dimulai dari rumah. Melalui kolaborasi dengan komunitas bank sampah lokal, kami ingin masyarakat merasakan bahwa setor sampah di BTN menjadi lebih cuan sekaligus ikut menjaga lingkungan,” ujar Setiyo dalam siaran pers, Rabu (3/6/2026).

BTN menilai pengelolaan sampah rumah tangga menjadi isu yang sangat penting mengingat sektor rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar timbulan sampah nasional.

Melalui program ini, masyarakat dapat menyetorkan berbagai jenis sampah anorganik seperti plastik, kardus, aluminium, besi, hingga kaca ke bank sampah yang menjadi mitra BTN.

Sampah yang terkumpul kemudian dikonversi menjadi nilai ekonomi yang langsung masuk ke rekening BTN milik nasabah. Skema tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh manfaat finansial dari aktivitas pengelolaan sampah yang dilakukan sehari-hari.

Program ini juga diharapkan mampu membangun budaya baru di masyarakat, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai aset yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keuangan keluarga.

Selain memberikan manfaat ekonomi, program ini juga menjadi bagian dari komitmen BTN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengurangan emisi berbasis rumah tangga.

BTN melihat bahwa pengelolaan sampah dari sumbernya merupakan langkah penting untuk mengurangi beban lingkungan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan.

Hingga Maret 2026, Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1.261 kilogram sampah yang berasal dari 21 klaster perumahan.

Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan bernilai ekonomi.

Melihat antusiasme masyarakat yang terus meningkat, BTN berencana memperluas cakupan program ke delapan provinsi dan 15 kota di Indonesia.

Perluasan ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat serta memperkuat kontribusi sektor perbankan dalam mendukung ekonomi sirkular dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Direktur Commercial Banking BTN, Hermita, menegaskan bahwa BTN ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“BTN ingin hadir tidak hanya saat masyarakat membeli rumah, tetapi juga mendukung kebiasaan baru yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” tutur Hermita.

Melalui pengembangan Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu, BTN tidak hanya memperkuat komitmennya terhadap prinsip ESG, tetapi juga mendorong lahirnya ekosistem pengelolaan sampah yang produktif. Program ini menjadi bukti bahwa sampah dapat memiliki nilai ekonomi, membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img