Awal Pekan Cerah, IHSG Naik 0,39 Persen Didorong Sentimen Ekonomi Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin (1/12) dengan penguatan seiring meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap rilis data ekonomi Indonesia yang dinilai solid. IHSG dibuka naik 32,83 poin atau 0,39 persen ke level 8.541,54. Sementara indeks LQ45 turut menguat 1,45 poin atau 0,17 persen ke posisi 847,21.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyampaikan bahwa secara teknikal IHSG masih berada dalam tren bullish, baik dalam jangka menengah maupun panjang.

- Advertisement -

“Secara jangka menengah dan jangka panjang, IHSG masih di area bullish. Diperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 8.470 hingga 8.600 pada pekan ini,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin (1/12).

Pelaku pasar saat ini menantikan sejumlah data makroekonomi domestik yang dirilis hari ini, termasuk Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufacturing, neraca perdagangan, serta inflasi. Selain itu, data cadangan devisa yang akan diumumkan pada Jumat (5/12) juga menjadi fokus pasar karena dinilai dapat memberikan gambaran kekuatan fundamental ekonomi Indonesia.

- Advertisement -

Dari mancanegara, investor turut mencermati rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang sempat tertunda, seperti Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index September 2025, ISM Manufacturing PMI, Michigan Consumer Confidence, hingga ADP Employment November 2025.

Ekspektasi kuat terhadap potensi penurunan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin pada Desember 2025 menjadi sentimen positif tambahan. Peluang penurunan diperkirakan berada pada kisaran 80–85 persen.

Sentimen ini juga ikut mengerek harga logam mulia. Harga emas di pasar spot menguat 0,9 persen menjadi 4.197 per troy ons pada perdagangan Jumat (28/11), sementara harga perak melonjak 3,5 persen ke rekor baru di level 55 per troy ons.

Dari kawasan Eropa, investor menunggu rilis data inflasi Euro Area dan perkembangan PMI China yang diperkirakan memberi pengaruh pada pergerakan pasar global. Pada perdagangan Jumat (28/11), bursa saham Eropa ditutup menguat: Euro Stoxx 50 naik 0,27 persen, FTSE 100 menguat 0,27 persen, DAX Jerman naik 0,29 persen, dan CAC Prancis bertambah 0,29 persen.

- Advertisement -

Bursa saham AS di Wall Street juga ditutup kompak menguat pada perdagangan Jumat (28/11), di antaranya Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,61 persen ditutup di level 47.716,42 indeks S&P 500 menguat 0,54 persen ke level 6.849,61, indeks Nasdaq Composite menguat 0,78 persen ditutup di 25.434,94.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 863,91 poin atau 1,67 persen ke 49.408,00, indeks Shanghai menguat 7,26 poin atau 0,18 persen ke 3.895,10, indeks Hang Seng menguat 196,11 poin atau 0,74 persen ke 26.041,00, dan indeks Strait Times menguat 17,24 poin atau 0,38 persen ke 4.540,14.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img