PTPP Torehkan 79,13% Pembangunan Tol Probowangi, Jadi Penghubung Ekonomi Jawa Timur

PT PP (Persero) Tbk atau PTPP, salah satu BUMN konstruksi terkemuka di Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat konektivitas wilayah. Hingga awal Agustus 2025, pembangunan proyek strategis nasional jalan tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) Paket 3 telah mencapai progres fisik sebesar 79,13%.

Pencapaian ini menandai langkah signifikan dalam target penyelesaian proyek yang direncanakan rampung dalam 912 hari kalender, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

- Advertisement -

Menurut Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, salah satu tantangan terbesar dalam proyek ini adalah jalur trase yang beririsan dengan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Jawa–Bali. Namun berkat koordinasi lintas sektor yang solid, tim proyek berhasil merelokasi sejumlah tower transmisi listrik antar pulau.

“Tim proyek berhasil melakukan relokasi beberapa tower transmisi listrik antarpulau melalui koordinasi erat lintas sektor. Ini menunjukkan kapabilitas teknis dan sinergi PTPP dalam menangani kompleksitas lapangan,” ujar Joko.

- Advertisement -

Sebagai bukti konsistensi dalam menjaga mutu dan keselamatan kerja, proyek ini sukses meraih QHSE Award 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan terhadap penerapan prinsip Quality, Health, Safety, and Environment selama proses konstruksi berlangsung. PTPP kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Indonesia maju—dimulai dari konektivitas yang nyata, dari ujung barat hingga timur negeri.

Dengan nilai investasi mencapai Rp 4,07 triliun, kehadiran Tol Probowangi diprediksi akan membuka koridor ekonomi baru di ujung timur Pulau Jawa. Tol ini menghubungkan kawasan Probolinggo hingga Banyuwangi, mempercepat waktu tempuh antarwilayah, menurunkan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan kawasan industri dan sektor pariwisata unggulan di Jawa Timur.

Proyek ini juga dikenal dengan inovasi teknologinya. Salah satu terobosan adalah penggunaan sistem Modular Bekisting Barrier Modified, sebuah teknologi bekisting yang cepat pasang, presisi tinggi, dan dapat digunakan secara berulang. Tak hanya itu, proyek ini juga menjadi yang pertama di Indonesia yang menggunakan material timbunan Batu Gunung untuk badan jalan tol—suatu inovasi yang efisien dan belum pernah diterapkan pada proyek tol lain di Tanah Air.

Dukungan atas percepatan proyek datang dari Kantor Staf Presiden (KSP). Dalam tinjauannya, Helson Siagian menyampaikan apresiasi, “Lanjutkan kerja keras tanpa lelah. Terima kasih atas dedikasi dalam mempercepat proyek strategis nasional ini. Apresiasi untuk PTPP.”katanya.

- Advertisement -

General Manager UIT JBM, Handy Wihartady, turut memuji kinerja tim proyek PTPP dengan komentar singkat namun bermakna: “Excellent work!”

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img