Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (22/8), di tengah sikap hati-hati investor global menjelang simposium Jackson Hole di Amerika Serikat (AS).
IHSG tercatat naik 12,20 poin atau 0,15 persen ke level 7.902,92. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan ikut menguat tipis 0,60 poin atau 0,07 persen ke posisi 829,58.
“IHSG diperkirakan sideways (mendatar) cenderung melemah dengan pergerakan pada rentang 7.800-7.930,” ujar Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya, di Jakarta, Jumat (22/8).
Dari mancanegara, perhatian pelaku pasar tertuju pada simposium Jackson Hole. Pidato Ketua The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell menjadi sorotan karena dianggap memberi sinyal arah kebijakan moneter AS ke depan.
Menurut data CME’s FedWatch Tool, peluang penurunan suku bunga The Fed pada September 2025 turun menjadi sekitar 74 persen, dibandingkan posisi sebelumnya di atas 80 persen.
Selain itu, perkembangan dari kawasan Eropa juga turut memengaruhi pasar. Uni Eropa sepakat membeli energi AS senilai 750 miliar dolar AS serta menanamkan investasi minimal 600 miliar dolar AS di negeri Paman Sam. Sebagai imbalannya, tarif impor produk dari Uni Eropa ke AS diturunkan menjadi 15 persen dari sebelumnya 30 persen, termasuk untuk produk farmasi.
Dari domestik, Bank Indonesia (BI) merilis data neraca transaksi berjalan kuartal II-2025 yang mencatat defisit 3 miliar dolar AS. Angka ini melebar dibanding defisit kuartal I-2025 sebesar 228 juta dolar AS, sekaligus menjadi yang terbesar sejak kuartal II-2024. Meski demikian, defisit tersebut masih dalam target BI di kisaran 0,5–1,3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Investor juga menunggu rilis data jumlah uang beredar M2 pada Juli 2025 yang diperkirakan tumbuh 6,7 persen year on year (yoy), lebih tinggi dibanding Juni 2025 sebesar 6,5 persen yoy.
Perdagangan bursa saham global menunjukkan tren bervariasi. Pada Kamis (21/8), bursa Eropa ditutup campuran, dengan Euro Stoxx 50 melemah 0,17 persen, FTSE 100 Inggris naik 0,23 persen, DAX Jerman menguat 0,07 persen, dan CAC 40 Prancis turun 0,44 persen.
Bursa saham AS di Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (21/08), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 152,81 poin atau 0,34 persen menjadi 44.785,31, indeks S&P 500 turun 25,61 poin atau 0,40 persen menjadi 6.370,17, dan Nasdaq Composite melemah 75,54 poin atau 0,34 persen menjadi 21.100,86
Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 69,83 poin atau 0,16 persen ke 42.680,00, indeks Shanghai menguat 5,27 poin atau 0,16 persen ke 3.776,30, indeks Hang Seng menguat 41,39 poin atau 0,16 persen ke 25.153,55, dan indeks Strait Times melemah 16,10 poin atau 0,39 persen ke 4.246,00.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































