Tugu Insurance Siapkan Strategi Komprehensif Hadapi Tantangan Ekonomi 2025

Menghadapi dinamika ekonomi yang semakin kompleks dan volatilitas pasar yang meningkat, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU) telah menyiapkan berbagai strategi kunci untuk menjaga dan meningkatkan kinerja bisnisnya di tahun 2025.

Presiden Direktur TUGU, Adi Pramana, dalam keterangan tertulis seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Selasa (23/7), menegaskan bahwa penguatan tata kelola aset dan liabilitas menjadi prioritas utama perusahaan. Langkah ini merupakan bentuk antisipasi terhadap ketidakpastian kondisi makroekonomi global dan nasional yang dapat memengaruhi industri asuransi. Menurutnya, perusahaan akan fokus untuk memberikan imbal hasil atau yield investasi yang menarik, tetapi dengan risiko yang terukur.

- Advertisement -

Selain itu, TUGU juga menargetkan optimalisasi kinerja anak perusahaan dan divestasi terhadap aset yang berkinerja kurang optimal. Kedua langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat fundamental perusahaan ke depan.

Pada 2025, TUGU juga mulai mengimplementasikan PSAK 117, standar akuntansi baru yang berfokus pada kontrak asuransi. Perusahaan telah memulai masa transisi guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi serta meningkatkan transparansi laporan keuangan.

- Advertisement -

Terkait ekspansi ke sektor ritel, Presiden Direktur TUGU juga menjelaskan Perseroan tengah mempersiapkan platform digital untuk dapat diakses oleh nasabah ritel secara langsung, sehingga selain meningkatkan pengalaman pelanggan juga mendorong efisiensi dan mendongkrak profitabilitas.

Analis dari Ajaib Sekuritas, Rizal Rafly, menilai strategi TUGU cukup komprehensif. “Kalau dilihat, strategis sudah mencakup ekspansi dan diversifikasi pendapatan melalui ekspansi ritel, risk management dalam hal investment dan implementasi PSAK 117 hingga penguatan profitabilitas di anak usaha maupun kinerja aset, ini sudah komprehensif,” katanya lagi.

Rizal juga menambahkan bahwa fondasi bisnis TUGU cukup solid untuk menghadapi berbagai tantangan industri, termasuk persaingan ketat dan penyesuaian regulasi.

Dalam lima tahun terakhir (2020–2024), Tugu Insurance berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih rata-rata sebesar 27,5 persen per tahun. Sementara itu, pertumbuhan pendapatan konsolidasi tercatat rata-rata sebesar 12,4 persen per tahun. Pada akhir 2024, pendapatan konsolidasi TUGU mencapai Rp3,93 triliun, naik 9,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (YoY).

- Advertisement -

Dari sisi aset, TUGU mengelola total aset konsolidasi senilai lebih dari Rp26,35 triliun per akhir 2024. Dengan kapasitas tersebut, perusahaan memiliki ruang gerak yang luas untuk mengembangkan investasi, meningkatkan kualitas layanan, dan memenuhi komitmen jangka panjang kepada nasabah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img