Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat konsumen mengalami penurunan per Selasa pagi (22/7), berdasarkan data terbaru dari Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas). Tren penurunan ini terjadi pada berbagai bahan pokok seperti cabai rawit merah, bawang merah, hingga beras dan minyak goreng.
Cabai rawit merah tercatat mengalami penurunan harga menjadi Rp62.265 per kilogram (kg), dibandingkan hari sebelumnya yang berada di angka Rp63.781 per kg. Bawang merah juga turun dari Rp46.630 menjadi Rp45.045 per kg. Penurunan ini memberikan sedikit angin segar bagi konsumen yang belakangan ini menghadapi fluktuasi harga pangan.
Sementara itu, beras premium sebagai salah satu kebutuhan pokok utama masyarakat turut mengalami penyesuaian harga. Saat ini, beras premium dijual seharga Rp16.022 per kg, turun dari Rp16.133 per kg. Beras medium berada di harga Rp14.133 per kg, lebih rendah dari hari sebelumnya yang mencapai Rp14.364 per kg. Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) pun turun tipis menjadi Rp12.490 per kg.
Komoditas lain yang mencatat penurunan harga adalah jagung di tingkat peternak yang kini dijual Rp5.811 per kg, serta kedelai biji kering impor menjadi Rp10.733 per kg. Penurunan ini dinilai penting bagi sektor peternakan dan produksi olahan nabati.
Bawang putih bonggol yang sering menjadi penyumbang inflasi juga turun menjadi Rp37.747 per kg. Sedangkan cabai merah keriting dijual Rp44.936 per kg dan cabai merah besar turun menjadi Rp44.474 per kg.
Di sektor protein hewani, harga daging sapi murni kini berada di Rp134.127 per kg, sedikit menurun dibandingkan hari sebelumnya. Daging ayam ras dijual Rp35.669 per kg, dan telur ayam ras menyentuh harga Rp29.181 per kg.
Produk kebutuhan rumah tangga lainnya seperti gula konsumsi dan minyak goreng juga menunjukkan penurunan. Gula pasir kini dijual seharga Rp18.180 per kg. Minyak goreng kemasan tercatat turun menjadi Rp20.532 per liter, minyak curah Rp17.287 per liter, dan Minyakita Rp17.310 per liter.
Tepung terigu curah mengalami koreksi menjadi Rp9.473 per kg, sedangkan tepung kemasan berada di angka Rp12.633 per kg.
Untuk komoditas perikanan, harga ikan kembung naik menjadi Rp42.467 per kg. Ikan tongkol juga mengalami kenaikan menjadi Rp35.500 per kg. Sementara itu, ikan bandeng turun tipis menjadi Rp34.887 per kg.
Bapanas juga mencatat garam konsumsi turun drastis dari Rp11.622 menjadi Rp10.355 per kg.
Di sektor daging beku dan segar, daging kerbau impor saat ini berada di harga Rp102.639 per kg, sedangkan daging kerbau segar lokal turun signifikan menjadi Rp137.250 per kg dari sebelumnya Rp141.512 per kg.
Penurunan harga ini menunjukkan adanya perbaikan pasokan dan distribusi sejumlah komoditas penting di pasar. Bapanas terus menekankan pentingnya akurasi dalam penyaluran komoditas seperti beras SPHP untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
Dengan tren harga yang mulai stabil dan menurun, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan lebih terjangkau. Pemerintah pun berkomitmen untuk terus memantau dinamika pasar guna mencegah lonjakan harga menjelang momen penting seperti hari besar keagamaan dan tahun ajaran baru.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News































