PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) bersama PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Kuliah Umum Literasi Keuangan dan Perkembangan Industri Asuransi yang digelar di Institut Teknologi Del, Sumatera Utara, pada Kamis (8/5).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata untuk mendorong pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya perencanaan keuangan dan proteksi diri sejak dini.
Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, hadir sebagai pembicara utama. Dalam sambutannya, Friderica menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan nasional.
“Tentu sinergi antar pemangku kepentingan seperti pada kegiatan literasi yang dilaksanakan oleh IFG Life dan Mandiri Inhealth bersama OJK dan Institut Teknologi Del ini merupakan kegiatan yang sangat positif untuk memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan generasi muda,” katanya di Jakarta, Sabtu (11/5).
Ia juga mengungkapkan bahwa indeks literasi keuangan nasional diproyeksikan naik dari 65,43% pada tahun 2024 menjadi 66,46% pada tahun 2025. Sementara itu, indeks inklusi keuangan nasional menunjukkan peningkatan signifikan dari 75,02% menjadi 80,51% di periode yang sama.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Kepatuhan Mandiri Inhealth Marihot H Tambunan mengatakan literasi keuangan harus dimulai sedini mungkin termasuk sejak kuliah, karena aspek keuangan tidak terlepas dari kehidupan.
“Sejak kecil, remaja, mahasiswa, bekerja, berkeluarga dan memiliki anak hingga pensiun dan hari tua memerlukan pemahaman yang baik dan mendalam untuk mencapai tujuan keuangan, sehingga terhindar dari risiko atau permasalahan keuangan,” ujarnya.
Edukasi keuangan tersebut mendorong generasi muda secara khusus mahasiswa Institut Teknologi Del agar dapat merencanakan keuangannya dan tidak terjerat dengan produk-produk keuangan yang ilegal dan yang tidak sesuai dengan kebutuhannya.
Sementara Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) Eli Wijanti menuturkan literasi keuangan merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran akan perlindungan finansial, terutama dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan yang tidak terduga.
“Risiko adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan dan sering kali datang tanpa diduga. Namun, kita dapat mempersiapkan diri melalui perencanaan keuangan yang matang,” tuturnya.
Menurut dia, dengan memahami bahwa setiap potensi kerugian dapat dikelola secara finansial, setiap orang dapat merancang masa depan yang lebih aman dan terencana, terutama bagi keluarga yang disayangi.
Rektor Institut Teknologi Del Arnaldo Marulitua Sinaga mengapresiasi komitmen Mandiri Inhealth dan IFG Life dalam mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran atas pentingnya literasi keuangan.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi Mandiri Inhealth, IFG Life bersama OJK dalam mendorong peningkatan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya literasi keuangan,” katanya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News































