Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Stabil pada Pekan Ketiga Mei 2025

Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo terpantau stabil pada pekan ketiga Mei 2025. Kecuali Vivo yang mengalami sedikit penurunan harga pada salah satu produknya, seluruh SPBU lainnya tidak mencatatkan perubahan harga sejak awal bulan.

Harga BBM di SPBU Pertamina

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina, harga BBM di wilayah Jakarta tidak mengalami perubahan sejak 1 Mei 2025. Berikut adalah daftar harga BBM Pertamina per liter:

- Advertisement -
  • Pertalite: Rp10.000

  • Solar Subsidi: Rp6.800

    - Advertisement -
  • Pertamax: Rp12.400

  • Pertamax Turbo: Rp13.300

  • Pertamax Green: Rp13.150

  • Pertamina Dex: Rp13.750

    - Advertisement -

Harga BBM di SPBU Shell

Sama seperti Pertamina, harga BBM Shell juga tetap stabil. Mengutip situs resmi Shell Indonesia, berikut ini adalah rincian harga BBM Shell per liter:

  • Super: Rp12.730

  • V-Power: Rp13.170

  • V-Power Diesel: Rp13.180

  • V-Power Nitro+: Rp13.360

Harga BBM di SPBU BP

SPBU BP juga tidak melakukan penyesuaian harga sejak awal Mei 2025. Berikut adalah harga BBM BP yang berlaku di Jakarta:

  • BP 92: Rp12.600

  • BP Ultimate: Rp13.170

  • BP Ultimate Diesel: Rp13.810

Harga BBM di SPBU Vivo

Berbeda dari SPBU lainnya, Vivo melakukan penyesuaian harga pada BBM jenis Revvo 90. Mulai 2 Mei 2025, harga Revvo 90 turun sebesar Rp100 menjadi Rp12.550 per liter. Perubahan ini diumumkan melalui akun resmi Instagram Vivo.

Berikut adalah harga BBM Vivo terbaru per liter:

  • Revvo 90: Rp12.550

  • Revvo 92: Rp12.730

  • Revvo 95: Rp13.170

  • Diesel Primus Plus: Rp13.810

Stabilitas Harga BBM dan Dampaknya

Kestabilan harga BBM di sebagian besar SPBU menunjukkan kondisi pasokan yang terjaga serta kebijakan harga yang konsisten dari masing-masing operator. Hal ini juga memberikan kepastian bagi konsumen dalam merencanakan pengeluaran bahan bakar harian.

Namun demikian, anggota DPR telah mengingatkan pentingnya diversifikasi impor BBM untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Sementara itu, pemerintah juga tengah berupaya mengurangi ketergantungan impor BBM dari negara tertentu seperti Singapura.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img