Komitmen Bank Mandiri Taspen dalam pelestarian lingkungan kembali diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Keanekaragaman Hayati. Kali ini, perusahaan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana guna mendukung kegiatan Program Konservasi Penyu Sindu Dwarawati di Pantai Sindhu Sanur Denpasar, Bali.
Corporate Secretary Bank Mandiri Taspen, Errinto Pardede, menjelaskan bahwa dukungan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilakukan sebelumnya.
“Tahun lalu kami juga melaksanakan bantuan CSR kegiatan konservasi tukik di Pantai Pulau Santen, Banyuwangi. Sekarang, kami kembali berkontribusi dalam pelestarian penyu dengan mendukung konservasi di Sindu Dwarawati,” ujar Corporate Secretary Bank Mandiri Taspen Errinto Pardede dalam keterangan di Jakarta, Rabu (21/5).
Errinto menambahkan, dukungan ini sangat berarti bagi pengelola konservasi dalam upaya pemberdayaan tukik (anak penyu) dan penyu yang bertelur di wilayah pesisir tersebut. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menyeluruh Bank Mandiri Taspen dalam menjaga kelestarian hayati dan mendukung keseimbangan ekosistem laut.
Tak hanya fokus pada konservasi penyu, perusahaan juga berencana melanjutkan program CSR di bidang sosial dan lingkungan lainnya, seperti bedah rumah serta penanaman pohon alpukat sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
“Kami dorong keterlibatan masyarakat lokal dan komunitas. Pemberdayaan masyarakat dilakukan secara berkelanjutan,” tutur Errinto.
Bantuan yang diberikan Bank Mandiri Taspen disambut baik oleh Ketua Konservasi Penyu Sindu Dwarawati, I Made Winarta. Menurutnya, dukungan ini sangat penting dalam menjaga kelestarian ekosistem laut, sekaligus memperkuat efektivitas pengelolaan konservasi.
“Terima kasih kepada Bank Mandiri Taspen yang telah memberikan kontribusi besar. Dana sebesar Rp60 juta telah kami implementasikan untuk penyediaan dua unit sumur bor air asin, empat papan nama, dan dua mesin pompa air,” kata Winarta.
Sebelum bantuan ini diterima, pengelola konservasi mengalami kesulitan dalam mengakses air laut, karena harus mengambilnya secara manual dari pantai. Kini, berkat infrastruktur baru tersebut, proses pergantian air bagi kolam tukik menjadi lebih mudah dan dapat dilakukan kapan saja.
“Pembesaran tukik sangat membutuhkan perhatian khusus terhadap ketersediaan air bersih. Sekarang jauh lebih ringan. Harapannya, pelestarian penyu bisa terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak,” ujarnya.
Melalui program ini, Bank Mandiri Taspen berharap dapat terus memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, komunitas dan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan ekosistem, khususnya di bidang lingkungan.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































