BRI Perkuat Dukungan Infrastruktur Nasional Melalui Fasilitas Kredit untuk IIF

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menegaskan komitmennya dalam memajukan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Langkah nyata diambil dengan memberikan fasilitas kredit kepada PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF).

Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pendanaan IIF dalam mendukung proyek-proyek strategis di seluruh Indonesia. BRI menyediakan fasilitas Non-Cash Loan (NCL) senilai Rp 500 miliar dan fasilitas Forex Line sebesar US$ 50 juta.

Fasilitas ini akan meningkatkan kemampuan IIF dalam memberikan jaminan kepada pihak ketiga dan memfasilitasi pembiayaan proyek-proyek infrastruktur berkelanjutan yang memiliki dampak strategis bagi negara.

Baca Juga: Saldo ATM BRI Tiba-Tiba Berkurang? Inilah 5 Penyebab Utamanya

Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI, Agus Noorsanto, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya BRI untuk mempercepat pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

“Kami yakin bahwa fasilitas ini akan membantu memperkuat kapasitas IIF dalam mendukung berbagai proyek strategis yang berdampak luas bagi perekonomian nasional,” ujarnya dalam siaran pers, Minggu (2/3).

Agus Noorsanto berharap, dengan dukungan ini, pembangunan infrastruktur di Indonesia akan terus berkembang, memberikan manfaat ekonomi yang signifikan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Interim President Director & Chief Financial Officer IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh BRI melalui fasilitas NCL dan Forex Line.

“Fasilitas ini akan sangat bermanfaat bagi IIF dalam meningkatkan kapasitas pembiayaan kami, terutama dalam memberikan jaminan kepada klien yang terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur. Selain itu, fasilitas Forex Line akan membantu kami dalam mengelola risiko nilai tukar mata uang asing terkait dengan pembiayaan proyek,” jelasnya.

Sebagai informasi tambahan, fasilitas Non-Cash Loan (NCL) memungkinkan IIF untuk menerbitkan berbagai instrumen jaminan seperti Bank Garansi, Letter of Credit (L/C), dan Standby L/C (SBLC) yang dibutuhkan oleh klien IIF. Dengan adanya jaminan dari IIF, klien akan merasa lebih percaya diri dalam melaksanakan proyek-proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan.

Sementara itu, fasilitas Forex Line memberikan fleksibilitas bagi IIF dalam melakukan transaksi valuta asing yang terkait dengan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img