UPN Veteran Yogyakarta dan BPJS Ketenagakerjaan Berikan Perlindungan Sosial bagi Civitas Akademika dan Mahasiswa

Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta mengambil langkah strategis dalam memberikan perlindungan sosial bagi civitas akademika. Upaya ini diwujudkan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan jaminan sosial bagi dosen, karyawan, serta mahasiswa.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang dilakukan oleh Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Dr. Irhas Effendi, MS, dan Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY, Hesnypita. Acara berlangsung di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Rektorat UPN Veteran Yogyakarta, pada Kamis (6/2/2025). Selain itu, dilakukan pula penyerahan santunan secara simbolis sebagai bentuk komitmen dalam perlindungan sosial.

- Advertisement -

Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Irhas Effendi, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia berharap perlindungan dan jaminan sosial ini dapat meningkatkan kesejahteraan civitas akademika.

Baca Juga: Cara Mudah Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online Lewat HP

Sementara itu, Hesnypita mengungkapkan kebanggaannya dapat berkontribusi dalam memberikan perlindungan bagi civitas akademika UPN Veteran Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa perlindungan sosial merupakan amanat Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 tentang Jaminan Sosial bagi seluruh pekerja di Indonesia.

- Advertisement -

Dalam kerja sama ini, perlindungan sosial tidak hanya diberikan kepada dosen dan karyawan, tetapi juga mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan magang. Hal ini penting mengingat risiko kerja bisa terjadi kapan saja tanpa dapat diprediksi. Jaminan sosial ini akan memberikan perlindungan baik dalam bentuk perawatan medis akibat kecelakaan kerja maupun santunan bagi ahli waris jika terjadi risiko kematian.

“Setiap tahun, sekitar 4.000 mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta mengikuti program KKN atau magang kerja. Tentunya kita berharap mereka tidak mengalami kecelakaan kerja, tetapi jika terjadi, mereka tetap mendapatkan haknya sesuai dengan program yang diikuti di BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Hesnypita.

Di sisi lain, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Rudi Susanto, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi ke perguruan tinggi dan sekolah-sekolah di DIY. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi tenaga pendidik dan mahasiswa.

Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan telah menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, termasuk UPN Veteran, UII, UGM, UNY, dan beberapa kampus lainnya. Rudi berharap, ke depan seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, dapat bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak mahasiswa dan tenaga pendidik yang mendapatkan perlindungan.

- Advertisement -

BPJS Ketenagakerjaan menawarkan berbagai manfaat perlindungan, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang mencakup biaya pengobatan dan santunan kecacatan, Jaminan Kematian (JKM) yang memberikan santunan kematian serta beasiswa bagi anak peserta, Jaminan Hari Tua (JHT) berupa uang tunai saat pensiun, Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang mencakup bantuan keuangan dan akses informasi pasar kerja.

“Untuk pekerja nonformal atau mandiri, iuran per bulan hanya Rp16.800. Dengan biaya yang sangat terjangkau, manfaat perlindungan yang didapatkan sangat besar,” tambahnya.

Hesnypita juga menambahkan bahwa saat ini jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Jateng dan DIY telah mencapai 4,4 juta orang. Tahun ini, pihaknya menargetkan peningkatan jumlah peserta hingga 6,4 juta orang dengan strategi pemetaan kelompok yang wajib terdaftar sesuai regulasi.

“Di Yogyakarta, fokus utama kami adalah dunia pendidikan, sedangkan di Semarang lebih ke sektor industri. Kami akan terus berupaya menjangkau lebih banyak peserta agar perlindungan jaminan sosial dapat dirasakan oleh semua pihak,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img