Jasindo Bidik Laba Bersih Rp215,30 Miliar di 2025, Ini Strategi Pertumbuhannya

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), perusahaan asuransi umum, menargetkan pendapatan premi sebesar Rp5,79 triliun pada 2025. Angka ini mengalami kenaikan 43% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,02 triliun. Seiring dengan pertumbuhan premi, Direktur Pengembangan Bisnis Jasindo, Diwe Novara, optimistis perusahaan dapat membukukan laba bersih sebesar Rp215,30 miliar di tahun yang sama.

“Pada 2025, perusahaan menetapkan beberapa strategi utama untuk meningkatkan kinerja secara berkelanjutan. Pertama, dalam mengoptimalkan bisnis segmen korporasi, kami akan mengubah pendekatan pemasaran dari price approach yang berfokus pada persaingan harga menjadi risk approach yang lebih menekankan pada penilaian dan pengelolaan risiko klien,” ujar Diwe, Rabu (19/2/2025).

- Advertisement -

Melalui skema risk management partnership, lanjutnya, Jasindo akan membangun kemitraan strategis dengan klien korporasi dan menyediakan solusi asuransi yang disesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

Baca Juga: Asuransi Jasindo Kembali Ajak Mahasiswa Mengenal Asuransi

Strategi Jasindo untuk Meningkatkan Kinerja di 2025

- Advertisement -

Selain mengembangkan segmen korporasi, Jasindo juga menargetkan peningkatan premi dari segmen ritel yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi. Diwe menjelaskan bahwa perusahaan akan memperkuat infrastruktur teknologi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu langkah utama yang diterapkan adalah skema Business-to-Business-to-Consumer (B2B2C), yang memungkinkan Jasindo untuk menjalin kerja sama dengan berbagai platform digital dan mitra bisnis guna menjangkau konsumen ritel secara lebih luas dan efisien.

Selanjutnya, Jasindo akan terus mengoptimalkan kinerja underwriting dengan menerapkan penilaian risiko yang lebih akurat dan selektif. Diwe menambahkan bahwa perusahaan juga akan memperkuat kapasitas reasuransi dengan menjalin kemitraan bersama reasuradur yang memiliki reputasi dan kapasitas keuangan yang kuat.

“Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan perlindungan optimal bagi pemegang polis serta meningkatkan kinerja keuangan perusahaan secara keseluruhan,” tambahnya.

Dari sisi eksternal, Jasindo juga mengharapkan dukungan dari regulator guna mendorong pertumbuhan industri asuransi secara keseluruhan. Diwe menekankan pentingnya monitoring kepatuhan terhadap regulasi, dukungan terhadap inovasi, serta transformasi di sektor asuransi.

- Advertisement -

“Regulator juga dapat berperan dalam meningkatkan literasi asuransi melalui program edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img