Dalam upaya meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja di sektor perkebunan, BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda mengadakan pertemuan strategis dengan Kantor PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Regional III Semarang pada Senin (17/2/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam menjamin kesejahteraan pekerja melalui berbagai program perlindungan.
BPJS Ketenagakerjaan menawarkan beragam manfaat, termasuk Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Program-program ini dirancang untuk memberikan perlindungan sosial yang lebih optimal bagi pekerja di sektor perkebunan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan, menekankan bahwa sektor perkebunan merupakan industri yang membutuhkan perhatian khusus dalam aspek perlindungan tenaga kerja.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Tak Bayar Klaim JKP jika Perusahaan Menunggak Iuran Lebih dari 3 Bulan
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat meningkatkan perlindungan bagi pekerja perkebunan, memberikan akses yang lebih luas terhadap manfaat jaminan sosial, serta mempercepat implementasi program-program unggulan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Irfan dalam keterangan tertulis pada Rabu (19/2/2025).
Selain itu, pertemuan ini juga membahas optimalisasi penggunaan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), yang memungkinkan pekerja mengakses informasi dengan lebih mudah melalui smartphone. Diharapkan, aplikasi ini dapat meningkatkan kesadaran serta partisipasi pekerja dalam program-program BPJS Ketenagakerjaan.
Manfaat Layanan Tambahan (MLT) juga menjadi salah satu fokus pembahasan, terutama terkait Program Pembiayaan Perumahan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan jangka panjang bagi pekerja perkebunan yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas perumahan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor PTPN Regional III Semarang, Tri Septiono, mengapresiasi langkah kolaboratif ini. Menurutnya, kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dan PTPN akan memberikan dampak positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sejahtera bagi para pekerja.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung implementasi dan pengawasan program BPJS Ketenagakerjaan agar dapat berjalan secara optimal. Ke depannya, sinergi ini akan terus diperkuat demi kesejahteraan tenaga kerja perkebunan,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

































