Bank Sumut bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Desa Bersatu Sumatera Utara resmi menandatangani kesepahaman dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Acara ini berlangsung pada Selasa (25/2/2025) di Aula Bank Sumut.
Kerjasama ini bertujuan untuk memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat desa di Sumatera Utara, sehingga dapat meningkatkan inklusi keuangan dan memperkuat perekonomian desa.
Penandatanganan dilakukan oleh Pls Pemimpin Divisi Dana dan Jasa PT Bank Sumut, Ronald Regen Ginting, serta Ketua DPD Desa Bersatu Sumatera Utara, Drs Abdul Khair MM. Acara ini turut disaksikan oleh Direktur Pemasaran Bank Sumut, Hadi Sucipto, yang didampingi oleh Pimpinan Divisi Ritel, Gama Cherry Al Halim, serta jajaran Bank Sumut. Selain itu, hadir pula Ketua Dewan Penasihat DPD Desa Bersatu Sumut, Tengku Milwan, Sekretaris DPD Desa Bersatu Sumut, Rahmid Manik, Bendahara DPD Desa Bersatu, Susilawati, dan Ketua Desa Bersatu dari wilayah Labuhan Batu, Batubara, serta Asahan.
Baca Juga: Aset Syariah Bank Sumut Naik 24,7% di 2024
Direktur Pemasaran Bank Sumut, Hadi Sucipto, menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan komitmen nyata Bank Sumut dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Fokus utama diberikan pada sektor perdesaan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Salah satu tantangan utama masyarakat desa adalah keterbatasan akses ke layanan keuangan dan pembiayaan usaha produktif. Oleh karena itu, kerjasama ini diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat desa untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi,” ujar Hadi Sucipto.
Lebih lanjut, Hadi menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan program Mari Tingkatkan Aksi Bangun Desa (Martabe) Sumut, yang bertujuan mempercepat pembangunan desa melalui dukungan perbankan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bank Sumut tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.
Ketua DPD Desa Bersatu Sumatera Utara, Abdul Khair, turut mengapresiasi komitmen Bank Sumut dalam pemberdayaan masyarakat desa. Dengan adanya kerjasama ini, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan akses permodalan untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui UMKM.
Sebagai langkah awal, telah ditetapkan tiga kabupaten sebagai pilot project, yaitu Labuhan Batu, Batubara, dan Asahan. “Dalam mendukung pembangunan desa, melalui kerjasama ini Bank Sumut akan membantu pelaksanaan administrasi desa dan implementasi sistem pengelolaan keuangan desa non-tunai,” jelas Abdul Khair.
Lebih lanjut, Abdul Khair menegaskan bahwa kolaborasi ini akan menjadikan Bank Sumut dan DPD Desa Bersatu sebagai yang terdepan dalam pelaksanaan program pemerintah, terutama dalam pengembangan layanan berbasis elektronik dan sistem keuangan desa yang lebih modern.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News
































