Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa masyarakat, termasuk siswa dan ibu hamil, diperbolehkan untuk mengambil foto atau video menu makan bergizi gratis (MBG) yang disajikan dalam program pemerintah. Langkah ini bertujuan untuk mendorong transparansi dan pengawasan bersama.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menekankan bahwa dokumentasi oleh penerima manfaat tidak hanya diperbolehkan tetapi juga diharapkan. Foto dan video yang diambil dapat menjadi bagian dari mekanisme pengawasan program tersebut.
“Semua pihak berhak dan baiknya ikut mengawasi. Bagian dari mekanisme pengawasan bersama,” ujarnya yang dilansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (7/1).
Pernyataan ini sekaligus membantah rumor yang menyebutkan bahwa BGN melarang penerima manfaat untuk mendokumentasikan menu yang dibagikan.
“BGN tidak mengeluarkan larangan untuk hal itu (dokumentasi), bahkan kameramen TV saja boleh meliput,” tegasnya.
Sebelumnya, sebuah laporan viral di media sosial X menyebutkan bahwa siswa SMA yang menerima manfaat dari program tersebut dilarang untuk mengambil foto menu makan siang bergizi gratis. Peringatan ini disebutkan berasal dari pihak sekolah yang terlibat dalam program tersebut.
Program makan bergizi gratis memang resmi dimulai secara serentak pada Senin (6/1). Pada tahap awal, program ini ditargetkan menjangkau 3 juta penerima manfaat hingga Maret 2025.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































