Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Apple harus membangun pabrik di Indonesia jika ingin memasarkan iPhone 16 di Tanah Air. Pernyataan ini disampaikan Agus dalam acara CNBC Award yang digelar di Hotel Westin Jakarta, Rabu (11/12) malam.
Di hadapan tokoh-tokoh penting seperti Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Investasi Rosan Roeslani, Agus menyatakan bahwa sertifikasi izin edar iPhone 16 di Indonesia akan bergantung pada komitmen investasi Apple.
“Kami belum bisa kasih sertifikasi izin edar di Indonesia. Sekarang sedang kerja sama dengan pak Rosan, kami ingin yang pasti Apple bawa investasi di Indonesia harus berbentuk fasilitas produksi atau pabrik,” jelasnya.
Agus juga menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong perusahaan asing yang masuk ke Indonesia untuk memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Kebijakan ini menjadi upaya untuk mendukung pertumbuhan industri lokal dan meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri.
Hal ini sejalan dengan penghargaan yang diterima dalam CNBC Award sebagai Leading Policy Maker in Strengthening Local Components and Providing Support to Local Companies. Penghargaan diberikan langsung oleh Chairman and Founder CT Corp Chairul Tanjung (CT).
Kendati, ia menekankan capaian yang dilakukan bukan berkat kerja sendiri, melainkan bersama dengan para pegawai di Kementerian Perindustrian yang bekerja dengan sungguh-sungguh.
“Saya sampaikan penghargaan yang sangat pantas bukan hanya kami yang pantas adalah seluruh pegawai di Kemenperin bersama kami kekeh dan konsisten berkaitan dengan nilai TKDN, yang pasti penghargaan ini diberikan abang kita pak CT memperkuat semangat kita berjuang untuk dalam negeri majukan produk-produk nasional,” pungkasnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































