InfoEkonomi.ID – Prospek bisnis PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) semakin cerah setelah akuisisi platform supply vessel (PSV) WM Mentawai. Kapal baru ini diprediksi akan mendukung pertumbuhan laba WINS di semester II tahun ini dan seterusnya.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Timothy Wijaya, dalam riset yang dirilis pada 11 Oktober 2024, menyatakan, “Kami memproyeksikan laba WINS akan lebih kuat di semester II tahun ini dan tahun depan berkat tarif sewa yang lebih tinggi dan kapal baru yang diakuisisi.”
WM Mentawai PSV dibangun oleh Xiamen Shipbuilding Industry Co. Ltd pada tahun 2022. Kapal ini sebelumnya digunakan untuk mengangkut awak ke proyek ladang angin di Taiwan sebelum dijual kepada WINS pada Agustus 2024. Kapal tiba di Batam pada 5 September 2024 untuk uji kapabilitas.
Baca Juga : MNC Asset Management dan BRI Danareksa Sekuritas Jalin Kerja Sama Pemasaran Reksa Dana
Dengan kapasitas 700 meter persegi dan mesin 6.000 HP, WM Mentawai dilengkapi dengan sistem dynamic positioning-2, membuatnya ideal untuk proyek perairan dalam. Saat ini, kapal tersebut masih berlabuh di Batam untuk menjalani pengujian sebelum beroperasi penuh.
Dari segi persaingan, kapal WM Mentawai yang relatif baru diharapkan dapat memenangkan kontrak tender berkat kondisi dan teknologi yang lebih baik. Timothy juga mengamati bahwa PSV Sea Pollux milik WINS masih menjalani perawatan sambil menunggu suku cadang.
Perusahaan memperkirakan WM Mentawai akan beroperasi penuh pada awal tahun 2025. Timothy menambahkan, “Kami mengharapkan kinerja yang lebih baik di semester II 2024, didukung oleh empat kapal dengan kontrak jangka panjang yang menguntungkan pada kuartal III 2024.”
Baca Juga : Top! BRI Danareksa Catat Transaksi Saham di Januari Tembus Rp7,14 Triliun
WINS juga memiliki kontrak jangka pendek yang semakin menguat, dengan tarif sewa saat ini sekitar US$ 22.000 hingga US$ 23.000 per hari, naik 22% dibandingkan tahun lalu.
BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham WINS dengan target harga Rp 760 per saham. “Kami melihat posisi industri yang menarik dan pertumbuhan laba yang solid,” ujar Timothy.
Saat ini, WINS diperdagangkan dengan rasio PE 2025 di 4,9x dan PBV di 0,7x, lebih rendah dibandingkan perusahaan sejenis. Target harga ini didasarkan pada rasio P/B gabungan 1,1x dan P/E 8,3x, sedikit lebih rendah dibandingkan perusahaan sejenis.
Untuk tahun ini, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan WINS akan meraih pendapatan sebesar US$ 89 juta dengan laba bersih Rp 25 juta. Pada 2025, pendapatan dan laba bersih diproyeksikan mencapai US$ 102 juta dan US$ 28 juta. (red)































