Sinar Mas Land Serahkan JPO Terintegrasi Stasiun Tanjung Barat ke Pemprov DKI Jakarta

Entitas usaha Sinar Mas Land yang dimiliki konglomerat Franky Oesman Widjaja telah menyerahkan aset jembatan penyebrangan orang (JPO) terintegrasi dengan Stasiun Tanjung Barat kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menyampaikan bahwa pembangunan JPO ini merupakan bagian dari komitmen Sinar Mas Grup untuk meningkatkan sarana prasarana publik di ibu kota.

Dalam keterangan resminya, Senin (14/10), Heru menyatakan bahwa dengan penyerahan JPO ini, aset Pemprov DKI Jakarta bertambah satu, dan ditargetkan hingga akhir tahun masih ada empat JPO lainnya yang akan diselesaikan.

“Upaya revitalisasi JPO yang dilakukan Sinar Mas Land mendukung peningkatan pelayanan transportasi publik, diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengguna transportasi di Jakarta,” ungkapnya.

Heru juga meminta Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) untuk segera menyelesaikan proses administrasi dan merumuskan biaya pemeliharaan aset tersebut, mengingat adanya lift yang harus diperhitungkan dalam anggaran pemeliharaan rutin di APBD 2025.

Vice President of Commercial National Sinar Mas Land, Christine N. Tanjungan, menjelaskan bahwa pihaknya menginvestasikan sekitar Rp20 miliar untuk revitalisasi JPO Tanjung Barat, yang memiliki panjang total 38 meter. Revitalisasi ini meliputi pembangunan fondasi, tiang pancang, serta pengadaan CCTV dan sarana lainnya.

“Proses pekerjaan termasuk fondasi, tiang pancang, dan finishing hingga MEP (mechanical, electrical and plumbing),” imbuhnya. Dengan kontribusi ini, Sinar Mas Land berupaya meningkatkan kualitas transportasi publik dan mendukung program revitalisasi infrastruktur di DKI Jakarta.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img