InfoEkonomi.ID – PT PLN (Persero) telah memulai pemasangan sistem meteran listrik otomatis atau Automatic Meter Reading (AMR) untuk pelanggan golongan 3 fase dengan daya listrik 6.600 Volt Ampere (VA) ke atas. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan melalui teknologi yang memungkinkan pembacaan penggunaan listrik secara real time.
Melansir cnbcindonesia.com, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial PLN Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa sistem AMR menggunakan saluran komunikasi Global System for Mobile Communication (GSM) untuk mendapatkan data penggunaan energi secara terpusat dan terintegrasi. Hal ini mengurangi kebutuhan untuk pembacaan meteran secara manual yang selama ini dilakukan petugas PLN.
“Saat ini, sebanyak 514.324 pelanggan telah menggunakan sistem AMR, yang mencakup 63% dari total pelanggan berdaya 6.600 VA ke atas,” ungkap Gregorius dikutip Selasa (8/10). Dengan total pelanggan 3 fase sebanyak 819.565 di seluruh Indonesia, penerapan AMR diharapkan dapat membantu pelanggan mengatur penggunaan listrik mereka dengan lebih efektif.
Sistem ini juga memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mengakses data pemakaian energi secara berkelanjutan, sehingga mereka dapat memantau penggunaan listrik dan mengidentifikasi sumber konsumsi energi terbesar. Dengan langkah ini, PLN berharap dapat mendorong efisiensi energi dan meningkatkan kualitas layanan kepada semua pelanggan.

































