Warga Indonesia menunjukkan preferensi yang jelas terhadap laptop gaming, khususnya yang berukuran 16 inci dengan rentang harga 15 hingga 30 juta rupiah. Data dari Asus Indonesia mengungkapkan bahwa sebanyak 75% pengguna memilih varian ini, menjadikannya sebagai pilihan utama di pasar.
“Kita bisa lihat, 75% laptop gaming 16-inci yang diminati di Indonesia harganya 15-30 juta,” ujar Head of PR Asus Indonesia, Muhammad Firman, di Jakarta pada Selasa, 15 Oktober 2024. Sebaliknya, hanya 6% pengguna yang memilih laptop dengan harga di bawah 10 juta atau dalam rentang 10-15 juta.
Asus mencatat bahwa tren kebutuhan end-user untuk laptop dengan layar 16 inci semakin meningkat. Varian ini mampu menawarkan performa yang lebih tinggi, ideal bagi gamers dan kreator konten profesional yang membutuhkan layar lebih besar. “Begitu 16 inci hadir, demand-nya langsung meningkat,” tambah Firman.
Hingga Agustus 2024, sekitar 28.000 unit laptop gaming dan laptop dengan RTX 16-inci telah terjual di Indonesia. Firman memprediksi tren ini akan bertahan selama 2-3 tahun ke depan, mengingat tingginya minat terhadap laptop powerful berukuran 16 inci.
Firman juga menjelaskan bahwa laptop 16 inci saat ini telah dirancang lebih ramping dibandingkan pendahulunya yang bulky. “Layar 16 inci sekarang sudah tidak sebongsor laptop setahun atau dua tahun lalu. Bezel-nya juga lebih tipis, jadi tidak jadi masalah bagi pengguna,” ujarnya.
Asus Indonesia mencatat peningkatan signifikan dalam penjualan laptop varian 16 inci dari tahun ke tahun. Ini menjadi salah satu alasan di balik peluncuran laptop TUF Gaming A16, yang berada di harga ‘sweet spot’ antara 15-30 juta rupiah.
Dengan tren ini, Asus berharap dapat memenuhi kebutuhan pasar dan terus mendukung para gamer serta kreator konten di Indonesia.































