Kenapa Jalur Rel Kereta Api Penuh Kerikil?

Bagi para pengguna kereta api, melihat kerikil di sepanjang rel mungkin sudah menjadi pemandangan biasa. Namun, tahukah Anda bahwa keberadaan kerikil ini memiliki alasan ilmiah yang penting? Berikut adalah beberapa fungsi utama kerikil pada rel kereta api.

  1. Menghambat Tumbuhnya Tanaman Liar

Salah satu tujuan utama kerikil adalah untuk menghambat pertumbuhan tanaman liar. Dengan adanya bebatuan, cahaya matahari yang langsung menyinari tanah menjadi terhalang, sehingga mengurangi kemungkinan tumbuhnya rerumputan atau tanaman lainnya. “Bahkan, jika ada benih yang akan tumbuh dari dalam tanah, mereka akan kesulitan karena dibebani kerikil,” ungkap seorang ahli. Jika tanaman dibiarkan tumbuh, hal tersebut dapat membahayakan perjalanan kereta api.

  1. Sebagai Bantalan Pemberat

Kerikil juga berfungsi sebagai pemberat yang membantu menjaga stabilitas rel. Bebatuan ini mengumpul di sekitar batangan bantalan rel, sehingga memastikan kereta dapat melaju dengan aman. Dengan kerikil yang tepat, rel tetap stabil dan dapat menahan beban berat kereta yang melintas.

  1. Penahan Getaran

Bayangkan jika kereta api hanya disangga oleh sepasang baja—akan ada banyak goncangan dan getaran. “Kerikil berfungsi sebagai penahan getaran, yang mengurangi goncangan saat kereta melintas,” jelas seorang insinyur transportasi. Ini juga berkontribusi pada perpanjangan usia rel.

  1. Mencegah Erosi

Selain itu, kerikil membantu mencegah erosi yang dapat terjadi akibat hujan atau banjir. Tanpa kerikil, tanah di bawah rel bisa tererosi, yang berisiko menyebabkan tanah ambles atau anjlok. “Jika sampai terjadi erosi, hal ini dapat mengakibatkan kecelakaan yang fatal,” tambahnya.

Dengan berbagai fungsi penting tersebut, kini Anda tahu mengapa rel kereta api dipenuhi dengan batu kerikil. Keberadaan kerikil bukan hanya sekadar estetika, melainkan juga merupakan elemen krusial untuk keselamatan dan kinerja kereta api.

 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img