InfoEkonomi.ID – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam meningkatkan produktivitas ekonomi Indonesia.
Dalam acara “Budget Goes to Campus” di Universitas Surabaya (Unesa) melansir cnnindonesia.com Rabu (2/10), Isa menjelaskan bahwa meskipun anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) berperan besar dalam pembangunan, hal itu tidak cukup untuk menjamin pertumbuhan produktivitas secara berkelanjutan.
Isa mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur saja tidak cukup. “Produktivitas tidak akan bisa naik dengan hanya membangun terus menerus jalan. Pembangunan yang berorientasi fisik dapat memiliki dampak negatif jika tidak diimbangi dengan pengembangan SDM,” ujarnya. Ia menekankan bahwa produktivitas ekonomi perlu ditopang oleh manusia yang sehat dan terdidik.
Dalam kesempatan itu, Isa menyampaikan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp187,5 triliun pada 2024 untuk mendukung kesehatan masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa kesehatan saja tidak cukup. “Manusia yang sehat harus didukung oleh pendidikan yang baik agar dapat berinovasi dan berkontribusi pada perekonomian,” jelasnya.
Pemerintah juga mengalokasikan 20% dari APBN untuk pendidikan, termasuk program-program seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Isa menutup dengan menegaskan bahwa produktivitas ekonomi yang tinggi harus dicapai melalui pengembangan kualitas manusia, bukan hanya kuantitas tenaga kerja.
































