InfoEkonomi.ID – Bank Mandiri mencatatkan nilai transaksi yang mengesankan melalui aplikasi mobile untuk segmen wholesale, Kopra by Mandiri, dengan total mencapai Rp14.000 triliun per Agustus 2024. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 13% secara tahunan (year on year) dan rata-rata transaksi harian mencapai Rp100 triliun.
Dalam upaya meningkatkan layanan kepada nasabah, Bank Mandiri meluncurkan inovasi baru dengan tampilan yang disesuaikan dengan standar global. Kopra by Mandiri kini menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik, fokus pada tiga fungsi utama: Cash Management, Value Chain, dan Trade, yang dapat diakses dengan single sign-on.
Darmawan Junaidi, Direktur Utama Bank Mandiri, menjelaskan bahwa pengembangan ini merupakan respons terhadap kebutuhan nasabah korporasi yang terus berkembang. “Kami memiliki fokus dalam pemenuhan kebutuhan perbankan bagi pelaku bisnis, khususnya segmen korporasi,” ungkapnya dikutip kontan.co.id, Rabu (9/10).
Kopra by Mandiri kini dilengkapi dengan dashboard manajemen yang dipersonalisasi dan antarmuka interaktif untuk memudahkan pengelolaan likuiditas. Nasabah dapat mengatur distribusi kas secara efisien dan melakukan hingga 50.000 transaksi dalam satu kali unggah. Selain itu, proses penagihan dapat dilakukan langsung melalui Kopra kepada mitra bisnis yang juga menggunakan layanan ini.
Bank Mandiri juga mengintegrasikan Kopra dengan Livin’ by Mandiri untuk mempercepat pembayaran tagihan kepada supplier dan memudahkan pengingat pembayaran virtual kepada retailer. Darmawan menekankan visi Bank Mandiri untuk menciptakan ekosistem finansial digital terlengkap di Indonesia, yang diharapkan dapat meningkatkan penetrasi digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.
Dengan komitmen yang kuat untuk memperkuat posisinya di pasar internasional, Bank Mandiri berupaya terus menghadirkan inovasi digital, menjadikan Kopra by Mandiri sebagai mitra terpercaya dalam mendukung kesuksesan bisnis nasabah.































