“Kegiatan ini lebih dari sekadar acara sukarelawan; ini adalah langkah konkret UT dalam mewujudkan komitmennya terhadap DEI dengan memberikan kesempatan bagi anak-anak disabilitas untuk mengekspresikan diri. Kami berharap acara ini dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian karyawan terhadap sesama. Kami juga berharap kegiatan ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memberikan dampak positif yang lebih luas dalam menciptakan inklusivitas,” kata Himawan Sutanto, Corporate Social Responsibility (CSR) Manager UT.
- Advertisement -
Rangkaian acara meliputi penampilan bakat dari Yayasan Bumi Disabilitas, termasuk pertunjukan pantomim dan angklung. Selain itu, terdapat sesi belajar berkebun yang dirancang untuk merangsang kreativitas dan keterampilan motorik anak-anak. UT juga menyediakan layanan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan untuk anak-anak disabilitas dan orang tua mereka. Sebagai bentuk kepedulian tambahan, UT memberikan suplemen protein untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak serta tablet darah untuk anak disabilitas perempuan.
Acara ini diikuti oleh 45 karyawan dari UT Head Office, PT Global Service Indonesia (GSI), PT Kanitra Mitra Jayautama (KAMAJU), Koperasi Karyawan Kanitra (Kopkar), Mitra Bakti United Tractors (MBUT), Yayasan Karya Karya Bakti (YKBUT), dan 56 anak disabilitas yang meliputi berbagai kondisi seperti Tunagrahita, Autis, Down syndrome, Teman tuli, Speech delay, Tuna daksa, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), dan Strabismus/Mata juling.
- Advertisement -
UT terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan inklusif di mana setiap individu merasa dihargai dan didukung. Melalui acara ini, UT berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terus memperjuangkan hak-hak komunitas disabilitas di Indonesia dan menerapkan prinsip DEI. Ini sejalan dengan komitmen UT untuk berkontribusi pada kesejahteraan dan keberlanjutan masyarakat Indonesia di seluruh wilayah operasinya.