InfoEkonomi.ID – PT Rajawali Nusindo sebagai anak perusahaan dari Holding Pangan BUMN ID FOOD, ikut ambil bagian dalam mensukseskan program Penurunan Stunting dan pengentasan daerah rentan rawan pangan yang merupakan program prioritas pemerintah bersama ID FOOD Grup, Badan Pangan Nasional, Pemerintah Nasional dan daerah serta instansi dan BUMN terkait.
Nusindo bersama ID Food kembali salurkan pasokan bantuan stunting untuk wilayah Jawa Barat yang dilakukan secara bertahap di 27 kota dan kabupaten.
Dalam penyaluran yang telah di lakukan, sampai dengan tanggal 8 Agustus 2024 PT Rajawali Nusindo bersama ID Food dan BGR Logistik telah memasok di beberapa titik di wilayah Jawa Barat diantaranya Bekasi, Depok, Bogor, Karawang, Purwakarta, Cimahi, Bandung serta Kabupaten Bandung.
Dalam penyaluran pasokan bantuan stunting tersebut, telah disalurkan sebanyak 66.674 KRS dari total 403.285 KRS kepada keluarga rentan stunting yang berisikan masing-masing 1 ekor karkas ayam dan 1 tray telur ayam (10 pcs). Selain itu dilakukan kerjasama dengan 9 Mitra Peternak Mandiri yang terdiri dari 3 RPHU (Rumah Potong Hewan Unggas) dan 6 peternak telur yang berafiliasi dengan peternak peternak Lokal
Dengan mensukseskan program penurunan stunting dan pengentasan daerah rentan rawan pangan tentunya diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Jawa Barat sehingga masyarakat bisa mendapatkan akses yang lebih baik terhadap makanan bergizi.
Sebelumnya, pada (7/8) perusahaan telah menyalurkan paket stunting kepada Keluarga Rentan Stunting (KRS)di Kantor Kelurahan Pamulang Timur, Tangerang Selatan, Banten. Kegiatan ini merupakan kickoff dimulainya penyaluran paket stunting tahap 3 tahun 2024 di Provinsi Banten dan akan dilanjutkan di berbagai titik lain di wilayah Banten.
Dalam kegiatan hari ini, sebanyak 274 Keluarga Rentan Stunting di kelurahan Pamulang Timur mendapatkan bantuan Paket stunting yang masing-masing berisikan 1 ekor ayam utuh segar dan 1 tray telur ayam (isi 10). Menurut data BKKBN Provinsi Banten, ada 92.000 keluarga rentan stunting (KRS) di wilayah Provinsi Banten.
Program ini bertujuan untuk mencegah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi yang berulang khususnya bagi balita yang masih dalam proses emas pertumbuhan.

































