Program ini bertujuan untuk mengembangkan Desa Sumengko sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Dimulai dari budidaya tanaman toga yang diolah secara mandiri, bahan baku ini kemudian diolah menjadi produk minuman herbal bernama “Cenayu”.
- Advertisement -
Elnusa juga rutin menyelenggarakan pelatihan bagi masyarakat Desa Sumengko. Baru-baru ini, pada 8 Oktober, Elnusa mengadakan pelatihan pemasaran digital yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk minuman herbal Cenayu. Melalui teknologi informasi, diharapkan masyarakat dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan mereka.
Elnusa juga memfasilitasi penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam proses pembuatan minuman herbal tersebut. Teknologi ramah lingkungan seperti panel surya diadopsi untuk memastikan pasokan energi yang berkelanjutan bagi pertanian lokal. Langkah ini mendukung produksi yang berkelanjutan tanpa meningkatkan jejak karbon.
- Advertisement -
Corporate Secretary Elnusa, Frida Lidwina, menjelaskan, “Program Desa Energi Berdikari Elnusa Sumengko ini menunjukkan komitmen holistik terhadap pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan serta kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan demi kesejahteraan bersama. Langkah-langkah ini sejalan dengan visi Elnusa untuk berkontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan di wilayah operasinya, terutama di Warehouse Kalitidu Bojonegoro,” kata Frida.
Dengan komitmen berkelanjutan ini, Elnusa berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan mengembangkan program-program inovatif yang mendukung keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.