InfoEkonomi.ID – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, mengadakan serangkaian kegiatan hijau secara serempak di semua kompleks pabrik dan terminal semen untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 dengan tema “Restore the Land, Conserve the Water”.
Pada acara utamanya, Indocement melaksanakan hari pembersihan dan pembuatan serta revitalisasi lubang biopori sebanyak 370 di kompleks pabrik Citeureup Kabupaten Bogor, Palimanan Cirebon, dan Tarjun Kalimantan Selatan, serta di terminal-terminal semen dan desa-desa mitra perusahaan.
Di Pabrik Citeureup, acara pembuatan lubang biopori dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor R. Soebiantoro, Direktur Indocement Antonius Marcos, Holger Mørch, 200 karyawan, dan tamu undangan lainnya.
Indocement juga menyelenggarakan berbagai kegiatan hijau lainnya seperti seminar tentang pengelolaan sampah ramah lingkungan, edukasi tentang pengurangan sampah, penanaman pohon, pohon mangrove, dan pembersihan pantai.
Direktur Indocement Antonius Marcos menyatakan bahwa momentum ini penting untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya melestarikan lingkungan hidup.
“Setiap tindakan, sekecil apapun, memiliki dampak yang signifikan jika dilakukan bersama-sama. Mari kita bergandengan tangan dalam menjaga bumi ini untuk generasi masa depan,” kata Marcos dalam pernyataannya.
Marcos juga mengungkapkan bahwa Indocement memiliki target untuk mengurangi emisi CO2 Scope 1 menjadi 490 kilogram CO2/ton semen setara pada tahun 2030 sebagai bagian dari komitmennya sebagai perusahaan ramah lingkungan.
Salah satu inovasi terbaru yang dilakukan Indocement adalah operasionalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Ground Mounted dengan kapasitas 19,7 MWp atau 15 MW di Kompleks Pabrik Tarjun, Kalimantan Selatan.
“Penggunaan PLTS ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target emisi Indocement pada tahun 2030,” jelas Marcos.
































