InfoEkonomi.ID – Dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran 2024, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, sebagai maskapai penerbangan nasional Indonesia, telah menyiapkan 1,4 juta kursi penerbangan.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan kuota tersebut sudah termasuk slot yang disediakan oleh Citilink. Adapun, untuk rinciannya, Garuda Indonesia bakal menyediakan 706.000 kursi, sementara itu, Citilink sekitar 710.000 kursi.
Ia menjelaskan, jumlah kursi yang disiapkan merupakan antisipasi Garuda Group menyambut momentum mudik Lebaran 2024 yang jumlah pemudiknya diprediksi lebih banyak dibanding tahun lalu.
“Jumlah itu kami siapkan pada peak season mudik (Lebaran) buat antisipasi permintaan yang kita pastikan cukup melonjak tahun ini karena perekonomian yang semakin bagus,” ucap Irfan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat yang dilansir dari detik.com, Jumat (8/3).
Irfan mengungkap bahwa potensi peningkatan trafik penumpang maskapai berkisar di angka 10-20% pada periode puncak Hari Raya Lebaran 2024 dibanding Lebaran 2023. Ia menjelaskan biasanya penerbangan pada saat Hari Raya Lebaran berjenis single leg alias keberangkatan penumpang menuju kampung halaman.
“Kita lihat fenomena bertahun-bertahun, ini penerbangan single leg. Lebaran banyak yang pulang kampung, pesawat balik lagi kosong hanya 15 persen,” ucapnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, ia mengatakan Garuda bakal memberi banyak diskon. Salah satunya adalah program ‘Lebaran di Jakarta’ yang menghadirkan diskon sampai 75% bagi masyarakat Indonesia yang membeli tiket terbang ke Jakarta.
“Untuk mengisi leg yang kosong, (kita hadirkan promo) Lebaran ke Jakarta. Bisa dapat tiket diskon 75% dan ini bukan 5 hingga 10 seat, tapi ini bisa setengah pesawat. Kalau keluar Jakarta setelah Lebaran kita juga akan kasih diskon untuk 42.000 seat,” jelasnya.

































