InfoEkonomi.ID – Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H meraih prestasi gemilang dalam kancah perbankan nasional dengan meraih penghargaan bergengsi sebagai Indonesia Popular CEO Award 2024.
Acara penghargaan tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan 5 tahun Indonesia Best 50 CEO Awards 2024 yang diselenggarakan oleh Majalah The Iconomics.
Penerimaan penghargaan tersebut diwakilkan kepada Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Ary Wijaya Guntur, S.E., M.M di JS Luwansa Hotel, Jakarta pada 21 Maret 2024.
Bank BPD Bali, di bawah kepemimpinan I Nyoman Sudharma, terus menunjukkan komitmennya untuk menghadapi era digitalisasi dan mengembangkan produk layanan yang selaras dengan perkembangan teknologi. Bank ini telah memperkuat fondasi operasionalnya, baik dalam hal pengembangan produk dan layanan perbankan modern maupun penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Budaya kerja yang diusung oleh Bank BPD Bali, yakni CINTA (Competent, Integrity, Teamwork, dan Customer Awareness), juga menjadi panduan moral bagi seluruh jajaran Bank dalam menjalankan misi dan visi perusahaan.
Dengan berbagai dinamika perekonomian, Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H menegaskan Bank BPD Bali akan tetap berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali agar tetap eksis, sesuai dengan visinya menjadi Bank yang kuat, berdaya saing tinggi dan terkemuka dalam melayani Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta berkontribusi bagi perekonomian daerah yang berkelanjutan.
Bank BPD Bali juga konsisten dalam meningkatkan reputasi perusahaan, dalam hal ini menyangkut beberapa parameter, seperti social responsibility, ethical company, good workplace environment, dan customer orientation.
”Bank BPD Bali akan selalu berupaya membangun produk/layanan yang unggul di bidang solusi keuangan bagi nasabah, baik bisnis ataupun perseorangan” ungkapnya.
Dalam perjalanannya, Bank BPD Bali telah menciptakan berbagai inovasi dalam bentuk produk dan layanan Bank yang bertujuan menjaga loyalitas nasabah, seperti Uang Elektronik server based Balipay, Layanan Transaksi Cardless, Mobile Banking, Internet Banking, IBB, Siskeudes, Kerja Sama Layanan Payment Gateway, BI – Fast, Online On Boarding, Kerja Sama Merchant Aggregator, Transaksi FX Spot, FX Swap dan FX Forward, Transaksi DNDF, Co-branding Jakcard, Penerapan SNAP, kerja sama implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan Bank BPD Bali telah mengimplementasikan QRIS Cross Border baik sebagai issuer atau acquirer di 3 (tiga) negara tujuan wisata di Asia serta merupakan Bank Pembangunan Daerah pertama di Indonesia yang dapat bertransaksi QRIS Crossborder, yang mana implementasinya telah bekerjasama dengan negara Thailand, Malaysia dan Singapura (sandboxing).
Strategi bisnis Bank BPD Bali adalah meningkatkan daya saing berupa inovasi produk dan layanan dengan memperluas jangkauan layanan berbasis digitalisasi dan aliansi strategis serta pemanfaatan digitalisasi sebagai backbone pelayanan kepada nasabah.
Dalam upaya meningkatkan ketahanan kelembagaan dilakukan langkah berupa penguatan permodalan dan penguatan GRC & GCG yang diimbangi dengan increasement kemampuan sebagai Agent of Regional Development serta mendorong UMKM sebagai motor penggerak perekonomian dan pembangunan daerah.
Seluruh hal tersebut secara kompak dilakukan bersama-sama jajaran Bank BPD Bali yang menyatukan semangat turut membangun Bali.
Sumber: nusabali.id

































