InfoEkonomi.ID – PT JULO Teknologi Finansial (JULO) mendukung diluncurkannya Roadmap Pengembangan dan Penguatan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) 2023-2028 beserta SEOJK Nomor 19/SEOJK.06/2023 tentang Penyelenggaraan LPBBTI.
Peluncuran roadmap ini sejalan dengan komitmen JULO untuk senantiasa terus memberikan pelayanan dan produk terbaik serta memberdayakan pengguna melalui akses kredit digital dengan inovasi sistem manajemen risiko yang sejalan dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
JULO berorientasi pada inklusi keuangan serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi nasional dimana akses penyaluran kredit digital yang lebih produktif, modal usaha, pendidikan, dan kesehatan.
Chief Risk Officer JULO, Harri Suhendra menjelaskan bahwa perusahaan dari sisi kinerja dan pertumbuhan pembiayaan menunjukkan peran yang besar di tengah masyarakat Indonesia.
Hal ini didukung oleh penguatan tata kelola dan manajemen risiko perusahaan melalui pengembangan dan penguatan credit scoring, sehingga kualitas pelayanan dan produk JULO terasa manfaatnya kepada seluruh pengguna.
Penyaluran kredit digital oleh JULO secara umum mengalami pertumbuhan di mana hal ini dipengaruhi oleh faktor pertumbuhan jumlah pengguna, penyaluran dana kepada pengguna, diversifikasi produk-produk baru, strategi marketing yang tepat, dan kerja sama dengan platform teknologi mitra perusahaan.
Harri menambahkan bahwa pertumbuhan pembiayaan kredit digital oleh perusahaan baik untuk pendanaan konsumtif dan produktif menunjukkan peran JULO sebagai intermediasi yang dapat melayani kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap akses keuangan yang lebih mudah dan cepat. Hal tersebut tentunya harus disertai dengan adanya pengelolaan risiko yang baik.
“Pengelolaan risiko di JULO dilakukan dengan menggunakan kemampuan artificial intelligence (AI) baik untuk proses underwriting maupun untuk pengelolaan portofolio pendanaan. JULO melakukan pengembangan secara internal terhadap solusi AI tersebut yang memiliki kemampuan tidak hanya untuk menghasilkan model yang memiliki akurasi tinggi untuk menilai kelayakan calon penerima pendanaan namun juga mampu mengindentifikasi underserved segments yang belum memiliki rekam jejak pendanaan sebelumnya, untuk diberikan kredit digital,” jelas Harri dalam keterangan resmi, Sabtu (25/11/2023).
Selain mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit yang positif sepanjang Januari hingga Oktober 2023, JULO senantiasa berkolaborasi dengan berbagai perusahaan di Tanah Air sebagai salah satu embedded financial technology enabler di Indonesia.
Head of Partnership JULO, William Eka menjelaskan bahwa JULO berkontribusi mendorong roda perekonomian nasional melalui inklusi keuangan dan menjalankan kerjasama pembiayaan (partnership lending) melalui kemitraan strategis dengan berbagai perusahaan berbasis teknologi lainnya seperti eFishery dan Grab.
Kerja sama ini dapat membantu memenuhi kebutuhan finansial pengguna layanan mitra di dalam ekosistem masing-masing dengan akses kredit digital JULO.
Sejak Januari 2022, JULO dan e-Fishery telah berkolaborasi untuk memberikan dukungan pembiayaan kepada para pelaku UMKM pembudidaya ikan sebagai salah satu elemen utama industri akuakultur.
Melalui sinergi kedua perusahaan teknologi karya anak bangsa, program Kabayan (Kasih, Bayar Nanti) Express dan Kabayan Lite membantu para pelaku UMKM pembudidaya ikan dan pelaku usaha akuakultur dalam meningkatkan bisnis dengan pendanaan dan pembayaran tagihan operasional melalui akses kredit digital.
Kemudahan akses kredit digital turut diprakarsai oleh JULO dan Grab Indonesia melalui program GrabModal Narik powered by JULO. Dengan fokus pemberian solusi pendanaan melalui limit kredit digital maksimal Rp 15 juta dan sistem pembayaran ringan atas dasar kesepakatan.
Program kerjasama ini telah membantu lebih dari 300.000 mitra pengemudi Grab yang tersebar di seluruh Indonesia dengan pendanaan yang telah diberikan lebih dari Rp 2 triliun.
“Di Bulan Fintech Nasional ini, kolaborasi antara JULO dengan eFishery, Grab serta mitra kami lainnya menegaskan komitmen bersama dalam mendorong inklusi keuangan dan secara simultan meningkatkan literasi keuangan bagi semua lapisan masyarakat Indonesia. JULO ingin mempererat sinergitas dengan para mitra yang telah terjalin sejak 2019 dan menjalin sustainable collaborations dengan calon mitra untuk terus menawarkan kemudahan dalam financial business solution berbasis teknologi melalui produk dan layanan terbaik,” pungkas William.

































