BSI Inisiasi Program Inkubator, Dorong UMKM Naik Kelas

InfoEkonomi.ID – PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI terus mendukung proses pengembangan ekosistem kewirausahaan bagi anak muda lewat program Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur.

Total terdapat 27 pemenang yang terdiri dari 12 pemenang program Talenta Wirausaha BSI dan 15 pemenang Aceh Muslimpreneur. Para wirausaha muda ini pun siap bersaing di pasar lokal maupun internasional.

Talenta Wirausaha BSI merupakan program inkubator bagi para wirausaha muda dan muslimpreneur sehingga mampu tumbuh dengan baik, bankable, dan diharapkan mampu membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Para pemenang akan mendapat pendampingan dan pelatihan untuk peningkatan kualitas, strategi produksi hingga pemasaran. Mereka juga mendapat kesempatan untuk mengakses end user. Adapun para pemenang dilihat dari jumlah omzet per tahun serta kapasitas bisnisnya.

“Kami berharap, adanya program Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur ini dapat memotivasi generasi muda untuk bisa terus scale-up usahanya. BSI siap membantu baik dari sisi pembiayaan, pendampingan, hingga pemasaran produk lewat UMKM-UMKM Center yang kami miliki. Kami berharap generasi muda dapat menjadi agen perubahan agar ekonomi syariah bisa menjadi referensi utama dalam perekonomian Indonesia ke depannya,” ucap Direktur Utama BSI, Hery Gunardi.

Animo masyarakat pun tinggi menyambut program Talenta Wirausaha BSI 2023. Hal itu terlihat dari jumlah pesertanya. Tercatat ada 8.389 peserta. Program ini menyasar sejumlah kota besar di Indonesia, di antaranya Medan, Palembang, Padang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Jakarta. Untuk Aceh Muslimpreneur, diikuti oleh 2.234 peserta.

Pada tahun ini, terdapat kategori baru dalam program Talenta Wirausaha BSI, yaitu kategori santri. Ini menambah jumlah kategori yang sudah ada yakni, pemula, rintisan, dan berdaya. Hery mengungkapkan pemilihan santri sebagai sub-kategori Talenta Wirausaha BSI 2023 karena besarnya potensi pesantren di Indonesia.

Sementara, Aceh Muslimpreneur merupakan penghargaan untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di Aceh dengan kategori starter, scale up, dan sustainable.

Hery mengatakan sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi Islamic ecosystem yang kuat. Ekosistem ini menyimpan potensi kewirausahaan yang sangat besar.

Sebagai contoh, jumlah pesantren di Indonesia pada tahun 2021 hampir mencapai 12 ribu. Dari jumlah tersebut, 90,48 persen sudah memiliki usaha, sedangkan sisanya masih belum. Menurutnya, potensi ini harus dioptimalkan untuk memperkuat keuangan syariah di Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

“BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, senantiasa mendukung pertumbuhan UMKM di Tanah Air. Hal ini sejalan dengan amanah Presiden RI yaitu BSI harus mampu memfasilitasi UMKM agar cepat naik kelas. Amanah inilah yang menjadi spirit BSI untuk terus menjalankan program kewirausahaan salah satunya melalui Program Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur,” tutur Hery, dilansir dari Kumparan

Talenta Wirausaha BSI dan Aceh Muslimpreneur menjadi bukti nyata keseriusan BSI dalam mencetak lebih banyak wirausaha muda dan mendorong UMKM naik kelas. BSI telah memiliki 2.000 UMKM binaan di BSI UMKM Center yang tersebar di Aceh, Yogyakarta, dan Surabaya.

Di UMKM Center, BSI memfasilitasi pelaku usaha mulai hulu hingga hilir, sinergi bersama e-commerce, pembiayaan KUR, dan modal kerja.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img