InfoEkonomi.ID – PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance memberikan edukasi mengenai inklusi dan literasi asuransi pada acara Music Zone di Anjungan Sarinah, Jumat (13/10).
Acara ini diikuti oleh lebih kurang 100 pengunjung yang terdiri dari 60 orang anggota komunitas mobil, dan sisanya masyarakat umum yang didominasi generasi muda.
Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk membuat semakin banyak orang memahami prinsip-prinsip dasar dan mekanisme operasional yang terkait dengan asuransi, mendapatkan pemahaman tentang pentingnya mempunyai perlindungan finansial, dan dapat memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan.
Seperti komunitas otomotif yang bisa menggunakan BRINS OTO di BRINSmobile yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan mulai dari harian, bulanan, hingga tahunan serta Asuransi BRINS DIRI yang memberikan pertanggungan sampai Rp 100 juta.
“Kita berharap, hal-hal yang disampaikan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, komunitas otomotif dan generasi muda yang semakin paham terhadap industri keuangan, terutama pada asuransi konvensional seperti produk asuransi diri dan kendaraan,” ujar Darian dalam keterangan tertulis, Senin (16/10/2023).
Sementara itu, Perwakilan OJK Dani Kartika juga hadir sebagai bentuk dukungan kepada BRINS dalam memberikan Inklusi dan Literasi keuangan.
“Dalam pemilihan Asuransi harus benar-benar memilih perusahaan asuransi yang legal atau resmi dibawah Otoritas Jasa Keuangan, untuk terhindar dari penipuan yang disebabkan oleh perusahaan asuransi yang ilegal. Literasi keuangan terhadap Asuransi di masyarakat Indonesia kurang lebih sudah 33% dan secara inklusi penggunaannya masih di angka 17% dengan begitu kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh BRINS, seperti sekarang ini menjadi langkah baik untuk kegiatan-kegiatan Inklusi dan Literasi perihal Asuransi dikalangan Masyarakat,” ujar Dani, dilansir dari detikcom
Di sisi lain, kegiatan inklusi dan literasi ini dapat meningkatkan rasa yakin masyarakat dalam memilih produk layanan jasa keuangan khususnya dalam perlindungan yang ditawarkan sebagai upaya ketahanan ekonomi masyarakat atas risiko dan memingkatkan perkembangan industri asuransi.

































