InfoEkonomi.ID – Anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) resmi melakukan kerja sama dengan Techbros Group (Techbros).
Kerja sama tersebut resmi terjalin setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Non-Disclosure Agreement pada Senin (17/7/2023) lalu.
Adapun kerja sama ini bertujuan untuk bersinergi dalam pengembangan usaha dan pemanfaatan sumber daya Krakatau Steel Grup.
Penandatanganan kesepakatan ini berlangsung di Ruang Meeting Krakatau IT, Gedung Krakatau Steel, Jakarta Selatan, dan dihadiri oleh beberapa perwakilan dari kedua belah pihak.
“Masuk dalam era digital dan otomatisasi, ini adalah momen yang pas dalam kita memaksimalkan implementasi teknologi seperti IoT dan AI dalam operasional Krakatau Steel,” kata Budi Tjandra selaku President Director Krakatau IT.
“Terdapat beberapa potensial use case dari kami, sehingga harapannya dengan adanya kerjasama ini mampu merealisasi rencana Krakatau IT dalam penyusunan dokumen teknis, pengembangan, dan implementasinya,” imbuhnya.
Sementara itu, Co-Founder & Chief Technology Officer Techbros Group, Hadi Ismato juga merespons positif kerja sama ini.
“Techbros adalah technology company dengan expertise dan services di bidang telecommunication, data science and analytics, internet of things, serta artificial intelligence,” tutur Hadi.
“Kita berperan sebagai jembatan antara industri dan teknologi dalam merealisasikan digitalisasi.”
“Pertemuan kita yang bermulai pada perjumpaan di Hannover Messe 2023 ini harapannya dapat terus berlanjut dan dapat bersama-sama memajukan industri Indonesia,” sambungnya.
Pertemuan ini juga menjadi wadah bagi Techbros untuk memperkenalkan beberapa real use case atau proyek yang tengah mereka laksanakan.
Beberapa di antaranya adalah sistem absensi dengan teknologi Face Recognition, Weight Detection System untuk hewan, sistem pendeteksi penyakit pada tanaman, sistem pendeteksi hama Wild Boar, dan License Plate Recognition.
Salah satu proyek yang menarik perhatian adalah implementasi teknologi tersebut dalam program Food Estate Humbang Hasundutan bersama dengan Pemerintah Indonesia.
“Dengan adanya kerjasama ini, harapannya kita dapat bersinergi dengan maksimal dan saling mendukung.”
“Karena hal ini mampu menjadi awal yang baik bagi kita dan bagi bidang teknologi Indonesia,” ujar Hadi.

































